Turnamen Mini Tunggu Lampu Hijau Polda

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Yoyok Sukawi. (DOK/RASE)
Yoyok Sukawi. (DOK/RASE)

SEMARANG – Rencana gelaran mini turnamen tim-tim Divisi Utama asal Jateng masih harus tertunda kepastiannya. Tim-tim peserta masih menunggu lampu hijau dari pihak Kepolisian dalam hal ini Polda Jateng.

“Kami baru bisa bertemu dengan Pak Kapolda Selasa (19/5) pagi (hari ini, Red) jadi belum ada kepastian soal perizinan. Tapi kami juga tidak memaksakan diri, prinsipnya kami akan beraudiensi dengan pak Kapolda soal kondisi sepak bola di Indonesia,” terang CEO Mahesa Jenar Semarang, AS Sukawijaya.

Atas hal tersebut, kemungkinan besar turnamen yang akan mulai digulirkan pada Jumat (22/5) mendatang akan mengalami perubahan jadwal. Itupun kata pria yang akrab disapa Yoyok Sukawi itu juga masih menunggu restu dari pihak Kepolisian. “Kalau memang dari Polda mengizinkan untuk digelarnya turnamen ya kami akan langsung go on kembali mengumpulkan tim-tim peserta, untuk membicarakan persoalan lebih lanjut, termasuk teknis pelaksanaan,” lanjut Yoyok.

Mini turnamen tim-tim Divisi Utama Jateng tersebut rencananya akan diputar selama sebulan lebih. Dan dari pertemuan pertama lalu, lima tim yaitu PSIS, Persijap, Persis, Persip dan PSCS Cilacap menyatakan kesediannya untuk tampil di ajang tersebut.
Sedangkan enam tim Divisi Utama asal Jateng lainnya yaitu Persibas, Persibangga, Persibat, PSIR, PPSM dan Persipur masih akan menunggu perkembangan lebih lanjut termasuk soal restu dari pihak Kepolisian itu.

Sementara masih terkait dengan program mengisi kekosongan kompetisi, Manajer tim PSIS, Adi Saputro mengatakan jika memang pagelaran turnamen gagal terwujud, PSIS akan menyiapkan beberapa rencana cadangan lainnya.

Salah satunya kata Adi, tim Berjuluk Mahesa Jenar itu akan menyusun program rencana uji coba, entah itu dengan tim-tim selevel maupun kembali mendatangkan tim sekaliber Indonesia Super League (ISL) seperti yang pernah mereka lakukan beberapa waktu lalu. “Kalau uji coba mungkin perizinannya akan lebih mudah. Dan prinsipnya eksistensi tim itu kan kami tujukan juga buat pemain serta official tim karena dengan mengikuti turnamen atau uji coba mereka akan mendapat pemasukan finansial. Ya mudah-mudahan ada progress baik dalam waktu dekat ini,” beber Adi. (bas/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -