Kesulitan Kumpulkan Dukungan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DEMAK – Calon independen yang bakal maju dalam pilkada desember mendatang sepertinya harus bekerja keras. Sebab, calon independen mengaku kesulitan untuk mengumpulkan dukungan persyaratan pencalonan. Padahal, itu merupakan sarat mutlak yang harus dilakukan agar bisa meu dan bersaing dalam pilkada.

Cawabup independen, Agus Makmun pasangan Cabup Sugiyanto mengatakan, pihaknya sempat melakukan protes karena ada upaya mempersulit calon independen, termasuk dari sisi aturan. “Karena yang menggodok aturan itu kan partai politik (parpol),” katanya dalam diskusi yang digelar Komunitas Rumah Kita (Koruki), kemarin.

Terpisah, Cabup Sugiyanto mengatakan, untuk bisa menjadi calon independen pihaknya setidaknya harus bisa mengumpulkan dukungan yang aman minimal 72 ribu orang dari jumlah total penduduk Demak yang mencapai 1 juta lebih. “Calon independen memang diberi ruang untuk bisa mengajukan diri sebagai calon. Namun, ruang yang diberukan terlalu sempit termasuk dari sisi ketentuan tahapan,”katanya.

Ia menambahkan, bila persyaratan calon independen dalam pilkada sebelumnya hanya 3 persen untuk dukungan, sekarang 6,5 persen dukungan dari jumlah penduduk. Artinya, ada kenaikan 100 persen lebih untuk syarat dukungan. Sebetulnya itu tidak masuk akal dan terlalu berat. Kemudian, syarat dukungan tidak hanya sekedar fotokopi KTP saja. Namun, harus dilengkapi dengan NIK, tanggal tempat lahir dan ditandatangani oleh orang yang mendukung itu. Padahal, dulu cukup lembaran saja sudah cukup. Sekarang harus komplit. “Saya kira, memang dibuat seperti itu agar calon independen tidak punya kesempatan dalam memenuhi persyaratan yang terlalu ketat itu,” imbuhnya.

Ia mengaku merasakan beratnya untuk memenuhi persyaratan tersebut. Hingga kini, pihaknya baru bisa mengumpulkan sekitar 10 ribu dukungan dari total yang dipersyaratkan KPUD sekitar 71 ribu dukungan. Dengan adanya persyaratan ketat bagi calon independen ini, mestinya masyarakat makin sadar bahwa ada semacam pembatasan hak politik bagi warga negara yang ingin mencalonkan diri sebagai kepala daerah secara independen. Sebab, untuk warga negara yang kebetulan sebagai pegawai negeri sipil (PNS) yang mencalonkan diri juga harus mundur dari status PNS. Padahal, sebelumnya hanya cukup cuti.

“Tentu, itu sangat berat bagi setiap warga yang ingin mengabdikan diri, utamanya yang berlatarbelakang PNS. Padahal, jika kita lihat dalam konstitusi kita kan setiap warga negara berhak mencalonkan dan atau dicalonkan. Tapi, ternyata dalam konteks calon independen ini memang ruanganya sangat sempit untuk bisa memenuhi persyaratan. Saya sendiri akan tetap berjuang untuk bisa memenuhi persyaratan itu,” tambahnya. (hib/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -