349 Peserta Ikuti MTQ

435
SEMANGAT: Sejumlah peserta mengikuti lomba khat (menulis arab) Al-Qur'an, kemarin. (DINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SEMANGAT: Sejumlah peserta mengikuti lomba khat (menulis arab) Al-Qur’an, kemarin. (DINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA – Setidaknya 349 peserta mengikuti Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Pelajar dan MTQ Umum Tingkat Kota Salatiga tahun 2015. Kabag Kesra Setda Salatiga, Joko Haryono mengatakan, tujuan dari kegiatan tersebut untuk menjalin silaturrahmi antar pelajar, santri pondok pesantren dan masyarakat dalam event tilawatil Qur’an. “Selain itu juga membudayakan masyarakat agar senantiasa cinta Al Qur’an dan cita karya seni Islami serta menyiapkan kafilah Kota Salatiga dalam kegiatan MTQ Pelajar dan Umum dan Musyabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) tingkat Provinsi Jawa Tengah,” kata Joko, kemarin.

Acara digelar di SMPN 2 Salatiga dibuka Wakil Wali kota Muh Haris, kemarin (19/5). Tema dalam kegiatan ini adalah “MTQ Mewujudkan Masyarakat yang Agamis, Harmonisdan Smart. Cabang yang dilombakan adalah MTQ Pelajar cabang tartil Al Qur’an dan tilawah Al Qur’am terdiri dari golongan SD / MI Putra / putri, golongan SMP / MTs Putra dan Putri juga golongan SMA/SMK/MA putra dan putri. Ada juga cabang hifdzil Qur’an terdiri dari golongan 1 juz dan tilawah bagi SMP/MTs putra dan putri, dan golongan 5 juz tilawah bagi SMA/SMK/MA putra dan putri.

Adapun MTQ umum yang dilombakan adalah cabang Tilawah Al Qur’an terdiri dari golongan remaja putra dan putri serta golongan dewasa putra dan putri. Selanjutnya golongan hifdzil Qur’an terdiri dari golongan 1 juz dan tilawah putra putri, golongan 5 juz dan tilawah putra putri, golongan 10 juz putra putri, golongan 20 juz putra putri, dan golongan30 juz putra putri. “Dilombakan juga khat (menulis arab) Al-Qur’an golongan naskah dan Khat Al-Qur’an golongan hiasan mushaf (kitab Al-Qur’an),” tambahnya.

Wakil Wali kota Muh Haris dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut. Usai membuka lomba wakil walikota didampingi Kepala Kementerian Agama Salatiga Wuryadi meninjau suasana lomba. (sas/fth)