Bergairah Jadi Aktifis Sosial

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Kharisma Putri. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kharisma Putri. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

WALAUPUN perempuan, Kharisma Putri, Mahasiswa Jurusan Komputerisasi Akuntansi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Widya Pratama Pekalongan ini, tidak ingin berdiam diri. Dia lebih senang beraktivitas, baik di dalam ruangan maupun luar.

“Kalau tidak beraktivitas, badan terasa lemas,” ucapnya saat disapa Jawa Pos Radar Semarang di sela- sela kesibukannya menyelesaikan tugas akhir kuliah.

Aktivitas gadis yang tinggal di Jalan Sumatera Gang 9 Kelurahan Sapuro Kebulen, Kecamatan Pekalongan Barat ini, bermula dari kampusnya. Yakni, ketika aktif di Pusat Informasi Konseling Mahasiswa (PIKMA) Patriot.

”Saya sering merasa prihatin karena banyak remaja yang terlibat penyalahgunaan narkoba dan pergaulan bebas. Terutama siswa sekolah dan mahasiswa,” terangnya.

Untuk itu, Risma -sapaan akrabnya- sering melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah tentang Triad KRR (Kesehatan Reproduksi Remaja). Yakni, tiga risiko yang dihadapi oleh remaja, yakni seksualitas, HIV/ AIDS serta narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya (Napza). Selain itu, ia juga aktif sebagai presenter di WP iTV (Widya Pratama Internet Televisi).

Dari aktivitas sosialnya, Risma akhirnya turut pada Pemilihan Duta Wisata Kota Pekalongan tahun 2014. Atas skill dan pengalamannya, ia meraih juara I dalam ajang bergengsi tersebut. Pada tahun yang sama, pada ajang Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Tingkat Jawa Tengah 2014, gadis yang lahir 9 Maret 1994 ini meraih predikat sebagai Duta Persahabatan.

Hingga kini, anak pasangan Sito Rochini dan Jhonni Marshall itu masih aktif dalam berbagai kegiatan yang melibatkan Asosiasi Duta Wisata Kota Pekalongan (Adwika). “Saya siap mengemban tugas saya sebagai Duta Wisata sampai akhir nanti. Ini sebagai bentuk tanggung jawab dan konsekuensi saya sebagai Duta Wisata Kota Pekalongan,” tandasnya. (han/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -