Kader PDIP Diganjar 4 Tahun Penjara

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MANYARAN – Mantan anggota DPRD Kabupaten Kebumen dari PDIP periode 2004-2009 Untung Suparyono, divonis majelis hakim Pengadilan Tipikor Semarang selama 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta. Atas perkara dugaan korupsi dana bantuan sosial (bansos) Pemprov Jateng untuk pemenangan Pilgub Bibit-Rustri tahun 2008.

Majelis hakim yang diketuai Antonius Widijantono menyatakan terdakwa melanggar pasal 2 jo Undang-Undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2003 tentang tindak pidana korupsi jo Pasal 55 ayat 1 kesatu KUHP. ”Untung Suparyono terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi. Menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. Atas perbuatannya negara dirugikan sekitar Rp 800 juta,” kata Antonius dalam amar putusannya, Rabu (20/5).

Atas putusan itu, Untung Suparyono didampingi tim kuasa hukumnya menyatakan menerima. Demikian pula Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejari Kebumen, Trimo SH.
”Terdakwa dan kami sama-sama menerima,” kata Trimo.

Dalam putusannya, hakim menyatakan sejumlah barang bukti perkara terdakwa Untung agar dikembalikan ke JPU untuk proses hukum tersangka lain. ”Barang bukti dikembalikan untuk digunakan dalam perkara Riyanto, Sutikno, Bagong dan Daryanto,” kata Trimo menambahkan.

Seperti diketahui, Untung Suparyono diseret atas kasus korupsi pada Mei-Agustus 2008 atas program dana bansos bidang keagamaan dan bidang pendidikan tahun 2008 dari Pemda Jateng. Terdakwa bersama Rahmat, mantan Kades Kedungjati, Sempor (divonis 4 tahun dan banding) dan Riyanto (mantan anggota dewan Jateng), Desi Akhiriyanto alias Bagong (mantan sopir Rukma Setyabudi, Ketua DPRD Jateng), Sutiknyo (mantan pengurus PDIP Purbalingga) dan Daryanto (mantan Kades di Kebumen) dinilai korupsi. Modusnya memotong dana bansos.

Dari sekitar 17 proposal yang diajukan, oleh terdakwa Untung melalui Riyanto diserahkan ke Bagong. Proposal diajukan melalui jalur DPRD Provinsi Jateng atas nama aspirasi Komisi D, Drs Rukma Setya Budi. (bj/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -