Pengedar Sabu dibekuk di Dekat Losmen

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DIPERIKSA: Tersangka penyalahgunaan narkoba saat diperiksa di Mapolres Pekalongan, kemarin. (Faiz Urhanul Hilal/Jawa Pos Radar Semarang)
DIPERIKSA: Tersangka penyalahgunaan narkoba saat diperiksa di Mapolres Pekalongan, kemarin. (Faiz Urhanul Hilal/Jawa Pos Radar Semarang)

KAJEN-Seorang pengedar Narkoba jenis sabu berhasil diringkus petugas Sat Res Narkoba Polres Pekalongan. Tersangka berinisial IKH, 35, diringkus di dekat losmen di daerah Kecamatan Kajen.

Kasat Narkoba, AKP Djoko Sutopo mengatakan, pihaknya langsung bergerak setelah mendapatkan informasi dari masyarakat.
“Penangkapannya, Senin (18/5) sore. Kami amankan sejumlah barang bukti di antaranya Narkoba terduga sabu,” ungkapnya, Rabu (19/5) kemarin.

Djoko memaparkan, tersangka IKH yang diketahui warga Desa Kutosari Kecamatan Doro tersebut hampir lolos dari sergapan petugas. Namun setelah dilakukan penggeledahan, kejahatan tersangka akhirnya terbongkar.
“Awalnya, kami masuk ke dalam losmen tersebut, tetapi tidak menemukan tersangka. Ternyata dia (tersangka, red) berada di luar losmen,” imbuhnya.

Sejumlah barang bukti, satu klip serbuk transparan warna putih dengan berat 0,3 gram yang diduga sabu-sabu. Kemudian 22 sedotan warna putih, dua buah korek api gas, satu gunting kecil dan satu tas punggung warna hitam.

Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi mengatakan, penangkapan itu merupakan hasil kerja keras untuk mendukung program 100 hari Polri.

“Kami telah membentuk 11 satuan khusus Satgas sejak April 2011. Salah satunya Satgas Berantas Narkoba dan Perjudian. Karena di Kabupaten Pekalongan belum memiliki Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK),” ungkapnya.

Sejak dibentuk, Satgas Berantas Narkoba dan Perjudian, Polres Pekalongan telah berhasil mengungkap sejumlah kasus.
“Sejak dibentuk pada pertengahan bulan April 2015, telah berhasil mengungkap tiga kasus perjudian dan mengamankan 4 tersangka,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Bag Ops Polres Pekalongan AKP Guntur Tri Harjani menambahkan, di wilayah hukum Polres Pekalongan masih banyak terjadi kasus kriminalitas. Baik pencurian, perjudian dan peredaran Narkotika.
“Dengan hadirnya Satgas ini, kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama berpartisipasi memerangi narkoba dan judi,” kata dia. (hil/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -