Kartu ATM Tertelan, Rp 83 Juta Melayang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BARUSARI – Kejahatan pembobolan nasabah bank melalui ATM dengan modus mengganjal lubang kartu ATM, semakin marak. Kali ini korbannya adalah Rambat Pramono, 62, warga Ringin Telu RT 01 RW 01, Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang. Uang tabungan di rekening Rp 83.630.000 miliknya amblas dikuras pelaku.

Rambat hanya bisa pasrah menahan sedih. Sebab, seluruh tabungan di rekening miliknya ludes. ”Saya tahu kalau telah terjadi penarikan di rekening setelah menelepon operator. Totalnya Rp 83 juta,” kata Rambat kepada petugas saat melapor di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Semarang, Kamis (21/5).

Dijelaskannya, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (20/5) sekitar pukul 17.30 di ATM Bank BII SPBU Manyaran. ”Saya hendak mengambil uang di ATM SPBU Manyaran. Sesampai di lokasi, saya langsung masuk bilik dan memasukkan kartu ATM ke dalam mesin. Namun tidak dapat melakukan transaksi,” terangnya.

Kartu ATM miliknya tertelan atau tersumbat di lubang mesin. Ia terus mencoba berkali-kali, namun tetap saja tidak bisa. Hal itu membuat Rambat mulai kepanikan. Setelah beberapa lama kebingungan di dalam bilik ATM, dia didatangi oleh pria tak dikenal. ”Orang tersebut berusaha membantu dan mengarahkan saya untuk menelepon nomor telepon yang tertempel di stiker di mesin ATM,” katanya.

Tak lama kemudian, datanglah seorang lagi ke bilik ATM yang juga berpura-pura menjadi nasabah. Begitu pun orang yang kedua, juga menyarankan agar korban menelepon ke nomor operator yang tertera. ”Saya akhirnya menelepon nomor tersebut,” ujarnya.

Saat menelepon, korban diterima oleh suara seseorang yang mengaku operator Bank BII. Saat itulah, korban dipandu melalui telepon dan diminta memencet ke beberapa nomor. ”Saya memencet nomor sesuai arahan orang yang mengaku operator tersebut,” katanya.

Namun setelah mengikuti apa yang diminta penelepon, korban tetap saja tidak bisa melakukan proses transaksi. Karena kebingungan, korban akhirnya meninggalkan lokasi untuk konsultasi ke pihak BII. Sedangkan kartu ATM milik korban yang tertinggal di dalam mesin ditinggalkan. ”Saat saya menelepon call center (asli), saya diberitahu bahwa telah terjadi transaksi. Uang di tabungan milik saya telah berkurang Rp 83.360.000,” pungkasnya.

Komplotan tersebut sengaja beraksi dengan spesialis ATM. Kejahatan sejenis ini sebenarnya bukan modus baru. Para pelaku beraksi secara rapi dan berbagi peran. Kartu ATM milik korban terganjal di mesin ATM karena diganjal. Berdasarkan kasus-kasus yang sudah terjadi, mereka menggunakan kartu ATM dengan menggunakan barang sejenis batangan korek kayu.

Sebelumnya, pelaku telah menempel stiker yang mencantumkan nomor handphone seolah-olah call center di mesin ATM. Pelaku ada yang berperan seolah-olah menjadi nasabah yang menyarankan kepada korban agar menelepon call center tersebut. Pelaku lain berperan sebagai operator yang memandu melalui telepon.

Saat salah satu pelaku memandu melalui telepon, biasanya korban tidak sadar saat diminta menyebutkan nomor PIN ATM. Saat itulah, PIN tersebut telah diketahui oleh pelaku. Kemudian saat korban pergi meninggalkan lokasi, pelaku langsung beraksi mengambil kartu ATM milik korban menggunakan alat khusus. Setelah kartu diambil, pelaku bisa bertransaksi karena telah mengetahui PIN. (amu/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -