Lulusan Harus Punya Watak Kebangsaan

462
WISUDA: Rektor Untag Wijaya saat mewisuda salah seorang mahasiswa di MAJT, kemarin. Dalam Wisuda ke-71 tersebut, Untag mewisuda 826 mahasiswa. (ADENNYAR WYCAKSONO/jawa pos RADAR SEMARANG)
WISUDA: Rektor Untag Wijaya saat mewisuda salah seorang mahasiswa di MAJT, kemarin. Dalam Wisuda ke-71 tersebut, Untag mewisuda 826 mahasiswa. (ADENNYAR WYCAKSONO/jawa pos RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Universitas 17 Agustus (Untag) 1945 meminta agar para mahasiswa yang telah diwisuda memiliki watak kebangsaan agar bisa menghindarkan bangsa dari perpecahan. Hal tersebut diutarakan Rektor Untag, Wijaya di sela-sela prosesi wisuda ke-71 yang dilakukan di Masjid Agung Jawa Tengah, Kamis (21/5).

”Watak kebangsaan harus dikedepankan agar bangsa ini terhindar dari perpecahan,” ujarnya. Wijaya menambahkan, selain punya watak kebanggan, rasa nasionalisme terhadap bangsa pun harus dijunjung tinggi apalagi bertepatan dengan momentum hari Kebangkitan Nasional pada Rabu (20/5). Nasionalisme pun yang membuat Untag hingga kini bertahan lantaran memegang teguh komitmen kebangsaan. ”Ada dua komitmen, yang pertama adalah setia antidiskriminasi, tidak membedakan agama, suku, ras, kaya ataupun miskin. Memfasilitasi para olahragawan/atlet untuk bisa melanjutkan studinya tanpa meninggalkan latihan dan pertandingan,” katanya.

Dia mengatakan jika seluruh mahasiwa Untag harus bisa membabat habis benih-benih perpecahan agar negara kesatuan tidak menjadi negara yang tergerus pada paham liberalisme. ”Kekayaan dan sumber daya alam yang ada harus diarahkan kepada kepentingan rakyat bukan untuk kepentingan diri sendiri ataupun negara lain,” terangnya.

Dicontohkan Indonesia memiliki potensi yang besar dalam bidang tambang, pertanian dan kelautan yang dianggap sangat cukup untuk memakmurkan seluruh rakyat Indonesia. ”Kita punya tambang emas kualitas tebaik di dunia, gas alam terbesar, tanah yang subur, sektor pariwisata yang beragam dan lautan luas yang kaya akan sumber daya laut,” tegasnya.

Selain meminta agar lulusannya memiliki watak kebangsaan, Wijaya juga meminta agar para alumni mengedepankan watak kejujuran, ksatria, bijaksana, adil dan disiplin agar lebih mempermudah diri untuk maju. ”Kejujuran sangat sulit untuk dicari, ke depan hidup akan semakin sulit. Berbuat yang baik dan mengedepankan kejujuran, sehingga diberi kemudahan oleh Tuhan,” pesannya.

Pada Wisuda Universitas yang ke-71 ini, mahasiswa yang diwisuda sebanyak 826 orang yang terdiri atas Diploma, Sarjana, dan Pasca Sarjana dari Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Politik, Ekonomi, Teknik, Teknologi Pertanian, serta Bahasa dan Budaya dengan 17 lulusan terbaik di antaranya Yongki Pratama program studi Ilmu Hukum, Indah Novi Suanti, Prodi Magister Kenotariatan, Darwati, Ilmu Administrasi Niaga, Endra Winarni, Prodi Magister Manajemen, Benny Kurniawan Soedarsono, Prodi Bahasa Inggris. (den/ric/ce1)