Pesta Dugem, Liquid Dikepung Aparat

1663
MENDADAK TEGANG: Pesta dugem di tempat hiburan malam Liquid Cafe Jalan MH Thamrin Semarang dikepung aparat gabungan pada pukul 01.00 dini hari Kamis (21/5) kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENDADAK TEGANG: Pesta dugem di tempat hiburan malam Liquid Cafe Jalan MH Thamrin Semarang dikepung aparat gabungan pada pukul 01.00 dini hari Kamis (21/5) kemarin. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG TENGAH – Pesta dugem di tempat hiburan malam Liquid Cafe Jalan MH Thamrin Semarang, pada pukul 01.00 dini hari Kamis (21/5), mendadak berubah tegang. Puluhan aparat gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jateng, Polisi Militer (Pomdam), Provost Polda Jateng dan Satuan Narkoba Polrestabes Semarang, tiba-tiba mengepung.

Para petugas langsung merangsek masuk dan menghentikan pesta gemerlap lampu diskotik. Satu per satu, semua orang yang tengah asyik menghabiskan malam dengan pesta itu diperiksa.

Tentu saja, hal itu membuat sejumlah pengunjung menggerutu dan merasa terganggu. Bahkan beberapa di antara pengunjung berusaha kabur menuju ke pintu keluar. Namun usaha mereka sia-sia, karena pintu keluar telah dijaga oleh anggota Polisi Militer dan Provost Polda Jateng.

Para cewek berpakaian seksi langsung digiring ke kamar mandi yang terletak di pojok kiri panggung. Sedangkan pengunjung pria dikumpulkan di depan panggung menunggu giliran. Mereka menjalani tes urine atau air kencing, untuk membuktikan bersih dari narkoba.
Selain memeriksa urine, petugas juga memeriksa pupil satu per satu. Beberapa di antaranya diduga menggunakan obat-obatan terlarang dan mengonsumsi minuman keras. Seorang pria berinisial P, 25, dinyatakan positif menggunakan narkoba.

Sempat terjadi kegaduhan saat dilakukan pemeriksaan. Namun petugas berhasil meredam. Seorang pengunjung pria terpaksa diamankan oleh sejumlah anggota Polda Jateng.

Kepala BNNP Jateng melalui Kabid Pemberantasan BNNP Jateng, AKBP Suprinarto, mengatakan bahwa sedikitnya ada tiga lokasi tempat hiburan malam. Di antaranya Karaoke Rendezvouz di Jalan Jagalan, Mr P di Jalan Dr Cipto, dan Liquid Cafe di Jalan MH Thamrin.

”Kami melakukan operasi yustisi. Dari ratusan orang yang dilakukan pemeriksaan, ditemukan satu orang positif menggunakan narkotika jenis sabu-sabu,” katanya.

Dikatakan dia, operasi tersebut merupakan upaya menekan peredaran narkoba, khususnya di tempat hiburan malam. ”Jangan sampai, tempat hiburan malam digunakan sebagai tempat pesta narkotika,” katanya.

Suprinarto mengimbau kepada pemilik tempat hiburan malam untuk memperketat keamanan, agar tempat hiburan malam tidak digunakan pesta narkotika. ”Satu orang yang dinyatakan positif, kami bawa untuk diperiksa. Sementara ini, masih kami dalami untuk mengetahui dari mana dia mendapatkan sabu-sabu yang dikonsumsi,” pungkasnya. (amu/ida/ce1)