Satelit LAPAN Segera Diluncurkan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

CANGGIH: Teknologi penginderaan jauh LAPAN juga dipamerkan di Unnes. Terlihat seorang mahasiswa tengah mengamati alat yang digunakan untuk foto udara guna memetakan kontur permukaan lahan, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CANGGIH: Teknologi penginderaan jauh LAPAN juga dipamerkan di Unnes. Terlihat seorang mahasiswa tengah mengamati alat yang digunakan untuk foto udara guna memetakan kontur permukaan lahan, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) akan meluncurkan dua satelit dalam jangka waktu dekat ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala LAPAN, Thomas Djamaluddin saat ditemui usai penandatangan MoU antara LAPAN dan Universitas Negeri Semarang (Unnes) di kampus Sekaran, Jumat (22/5).

Tiga satelit yang bernama 8A2, 8A3, 8A4 tersebut sudah siap diluncurkan sejak 2012. Namun karena harus menunggu roket induk milik India maka harus diundur sampai tahun ini. Dikatakan Thomas, satelit tersebut rencananya akan diluncurkan pada bulan Agustus. Selain itu, satelit 8A3 pada 2016 juga siap diluncurkan.

”Misi sebagai satelit ini yaitu menjadi satelit eksperimen jadi hanya memantau saja dengan sistem video. Kalau 8A2 ditambah fungsi memantau kapal-kapal. Ditambah misi transmiter radio amatir. 8A3 untuk pemantauan pertanian. Untuk 8A4 sedang mendefinisikan misinya sambil disiapkan komponennya,” kata Thomas.

Dijelaskannya, terdapat dua jalur yang dilakukan dalam pengembangan satelit tersebut. Antrara lain yaitu sebagai satelit eksperimen yang bersifat mikro, dan satelit operasional. Masing-masing jalur tersebut LAPAN akan menggunakan tiga fase. Dalam pengembangan satelit mikro, fase pertama yaitu pengembangan satelit di negara mitra. Itu diawali pada tahun 2000 dengan melakukan kerja sama dengan Jerman.

”Biayanya dari LAPAN. LAPAN juga membayar profesornya, peralatan juga kita yang beli, kemudian dirakit di Jerman. Teknisi kita juga dilatih membuat satelit dan mengujinya. Kemudian jalur yang kedua yaitu satelit nasional, dari segi prinsip dan misi utamanya sudah diperoleh yaitu untuk pengamatan maritim. Ini merupakan satelit konsorsium yaitu satelit dengan instansi dan industri Indonesia,” katanya.

Terkait kebutuhan penganggaran, Thomas mengungkapkan, negara akan menyediakan anggaran sebesar Rp 4,5 triliun untuk pembuatan satelit tersebut. Sedangkan untuk pembangunan laboratorium pembuatan satelit membutuhkan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun. (ewb/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -