Tiga Pelaku Judi Dadu Diringkus

411
DIRINGKUS : Tiga tersangka judi dadu diringkus petugas Satreskrim Polres Semarang dan kini dijebloskan ke dalam tahanan Mapolres Semarang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIRINGKUS : Tiga tersangka judi dadu diringkus petugas Satreskrim Polres Semarang dan kini dijebloskan ke dalam tahanan Mapolres Semarang. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN–Arena judi dadu di Dusun Saren, Desa Jayan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5) kemarin, sekitar pukul 21.00 digerebeg petugas Satresrkim Polres Semarang. Kehadiran polisi sempat membuat para penjudi lari tunggang langgang. Namun polisi berhasil menangkap dua pemain dan seorang bandar.

Adalah Budiman, 42, warga Grabag, Kabupaten Magelang; Jumadi, 36, warga Getasan; dan Sumarli, 58, warga Getasan, Kabupaten Semarang. Dari tangan tersangka, disita uang tunai Rp 687.000 dan alat permainan seperti enam mata dadu, dua alas dadu dan satu tempurung kelapa. Ketiganya kemudian digelandang ke tahanan Mapolres Semarang.

Menurut Kapolres Semarang AKBP Usman Latif, pengungkapan kasus perjudian berawal dari informasi dari masyarakat yang resah dengan keberadaan arena judi tersebut. Selain itu, arena judi tersebut menjadi target operasi, sebab menjelang Ramadan harus bersih dari perjudian.

“Pengungkapan perjudian ini sekaligus menjadi program kerja 100 hari Kapolri. Kami akan terus melakukan operasi pemberantasan penyakit masyarakat. Ketiga tersangka itu dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” ungkap Kapolres, Jumat (22/5) siang kemarin.

Bandar judi dadu, Budiman mengaku baru sekali bermain judi dadu. Budi mengaku sangat membutuhkan uang sehingga mencoba peruntungan dengan membuka judi dadu. Harapannya bisa mendapatkan uang dengan cepat untuk menafkahi keluarganya.

“Omzetnya semalam hanya puluhan ribu, sebab pemasangnya paling berkisar Rp 5000 sampai Rp 20 ribu. Jujur baru sekali ini saya mbandari judi dadu, biasanya saya kerja serabutan,” kata Budiman. (tyo/ida)