Widya Kandi Ajak Siswa Budayakan Gotong Royong

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

CINTA TANAH AIR: Widya Kandi Susanti saat memberi motivasi kepada para siswa di Kendal kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
CINTA TANAH AIR: Widya Kandi Susanti saat memberi motivasi kepada para siswa di Kendal kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Bupati Kendal Widya Kandi Susanti memberi semangat kepada pelajar di Kendal agar senantiasa belajar dan mengembangkan diri. Selain itu, agar membekali diri dengan wawasan kebangsaan agar tumbuh rasa cinta tanah air, dan semangat untuk membangun serta memajukan bangsanya.

Menurut Widya, salah satu cara menumbuhkan wawasan kebangsaan adalah dengan melatih siswa dengan kegiatan bergotong royong. Hal itu, lanjut dia, akan menumbuhkan rasa senasib dan seperjuangan di antara semasa. Sehingga tumbuh rasa memiliki, dan rasa ingin membantu kepada sesama.

”Manusia diciptakan sebagai makhluk sosial, maka manusia tidak akan bisa hidup seorang diri tanpa bantuan orang lain. Gotong royong telah menjadi salah satu ciri khas yang menjadi identitas bangsa. Makanya sejak dini siswa diajari gotong royong,” katanya kemarin.

Widya melihat, seiring dengan perkembangan zaman, kesadaran untuk bergotong royong mulai memudar di masyarakat. Generasi muda lebih senang dengan teknologi seperti handphone dan game lainnya. ”Padahal permainan tradisional yang memupuk rasa gotong royong itu banyak, tapi sekolah jarang mengajarkannya,” tandasnya.

Menurut Widya, gotong royong merupakan dasar lahirnya dari Pancasila yang digali oleh Bung Karno. Dengan melihat karakter, budaya yang selama ini sudah mengakar di masyarakat kita. ”Namun dalam perkembangannya, budaya gotong royong sudah semakin luntur, kebersamaan saling menghormati antaragama satu dengan agama lainnya juga semakin memudar,” katanya.

Karena itu, lanjut dia, perlu menumbuhkembangkan wawasan kebangsaan di kalangan para siswa di semua sekolah di Kabupaten Kendal, serta upaya membangkitkan motivasi siswa agar memahami makna bergotong royong.

”Gotong royong bisa dilakukan di mana pun, baik di lingkungan sekolah dan dalam bermasyarakat. Makanya perlu dilakukan pembinaan kepada para pelajar yang notabene sebagai generasi emas penerus bangsa,” ujarnya.

Pemberian pemahaman tentang pentingnya sifat gotong royong tidak cukup dilakukan oleh para guru saja, tapi para orang tua siswa juga harus berperan aktif dalam mendidik anak-anaknya agar kelak menjadi anak yang berbakti baik pada orang tua, masyarakat, serta bermanfaat untuk kemajuan bangsa. (bud/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -