Dua Pengunjung Karaoke Dibacok

464

SALATIGA-Dua pengunjung kafe & karaoke, menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal di kompleks karaoke Sarirejo, Sembir. Tepatnya di Cafe Rejo I, Senin (25/5) dini hari. Akibatnya kedua pemuda, Haris Setiawan, 26, warga Dusun Klopo RT 03 RW IV, Kecamatan Bringin dan Imam Mahmudi, 31, warga Dusun/Desa Sraten RT 01 RW III, Kecamatan Tuntang, mengalami luka bacok di bagian kepalanya dan dirawat di RSUD Salatiga.

Menurut keterangan Imam, kejadian itu bermula saat ia dan temannya (Haris, red) berada di dalam Cafe Rejo I dan mendengar suara keributan di luar cafe. Karena penasaran, Haris keluar terlebih dahulu untuk melihat keadaan. Ternyata ada keributan antara empat pemuda tak dikenal dengan pengunjung lainnya.

“Teman saya Haris mendekat ke orang-orang yang ribut itu untuk mengingatkan agar jangan onar. Namun ada salah seorang pemuda yang tidak terima dan bilang kepada Haris jangan ikut campur,” kata Imam saat ditemui di Ruang Cempaka, RSUD Salatiga, Senin pagi.

Pemuda berambut gondrong di bawah pengaruh miras itu, tiba-tiba menyerang Haris dengan sabetan golok. Tragisnya, mengenai kepala Haris. “Saya juga ikut keluar untuk melerai, namun ketika saya keluar dari pintu kafe, langsung disabet juga dengan golok mengenai kepala saya. Saat itu saya langsung bersimbah darah tidak sadar,” katanya.

Setelah melakukan pembacokan, pemuda yang sudah diketahui ciri-cirinya itu lantas kabur dengan membonceng temannya. Ia pergi dengan tiga teman lainnya ke arah Watuagung dengan boncengan Susuki Smas dan Honda Mega Pro. Keributan ini mengundang warga kompleks datang ke lokasi. Tak lama kemudian sejumlah petugas dari Polsek Sidorejo yang jaraknya hanya sekitar 500 meter lokasi kejadian datang ke lokasi.

Kedua korban dilarikan ke RSUD Salatiga. Setelah mendapat pengobatan, Haris diizinkan rawat jalan sedangkan Imam harus opname di rumah sakit. Kapolsek Sidorejo AKP Jumaeri mengatakan, kasus penganiayaan ini masih dalam penyelidikan. ”Kami masih menyelidiki untuk mengetahui identitas para pelakunya,” ujarnya. (deb/sas/ida)