Galang Dana Rohingnya, Minta Susuk

403
 PEDULI ROHINGNYA: Para siswa SDIT Bina Amal Semarang menggalang dana bantuan dari sebagian uang saku mereka untuk pengungsi Rohingnya di Aceh. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEDULI ROHINGNYA: Para siswa SDIT Bina Amal Semarang menggalang dana bantuan dari sebagian uang saku mereka untuk pengungsi Rohingnya di Aceh. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RANDUSARI – Ratusan siswa Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bina Amal Jalan Kyai Saleh, Semarang melakukan aksi solidaritas untuk pengungsi Rohingnya. Dalam aksi tersebut, para siswa melakukan doa bersama serta menghimpun donasi untuk pengungsi.

Para siswa secara sukarela menyumbangkan dana dari sebagian uang saku mereka. Lucunya, tidak sedikit siswa yang meminta susuk alias uang kembalian dari dana yang sudah terkumpul di kotak kardus yang bertuliskan ”Untuk Rohingnya” tersebut.

”Aksi ini selain untuk meringankan beban penderitaan pengungsi Rohingnya, juga sebagai sarana mendidik anak-anak agar memiliki kepekaan sosial dan peduli kepada sesama yang mengalami kesusahan,” jelas Kepala SDIT Bina Amal, Eko Suryanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (25/5).

Suryanto menambahkan, hasil donasi dari para siswa akan disalurkan melalui salah satu wali murid yang berada di Aceh.

”Penyaluran lewat Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI), karena ada salah satu wali murid berada di Aceh, jadi penyalurannya melalui itu,” katanya.

Salah satu siswi kelas 4, Chacha, mengaku senang dan antusias dengan aksi penggalangan dana tersebut. Karena ia bisa membantu sesama yang membutuhkan bantuan. ”Kita harus membantu, bagaimanapun mereka (warga Rohingnya, Red) juga saudara muslim kita,” ujarnya. (dit/aro/ce1)