Konflik Wartawan-Unissula Berakhir Damai

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DAMAI: Fahri Sundah atau Ari (kiri) bersalaman dengan Ketua Lembaga Advokasi Wartawan PWI Jateng Zaenal Abidin Petir sebagai tanda selesainya konflik antara kedua belah pihak. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DAMAI: Fahri Sundah atau Ari (kiri) bersalaman dengan Ketua Lembaga Advokasi Wartawan PWI Jateng Zaenal Abidin Petir sebagai tanda selesainya konflik antara kedua belah pihak. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Kasus pelecehan terhadap wartawan oleh salah satu mahasiswa Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang pada saat menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah beberapa waktu lalu berakhir damai. Senin (25/5), jajaran pengelola kampus bersama mahasiswa yang bersangkutan mendatangi kantor PWI Jateng guna menyatakan permohonan maaf.

Dekan Fakultas Hukum Unissula Semarang Jawade Hafidz dengan tegas meminta maaf atas pernyataan salah satu mahasiswanya Fahri Sundah atau Ari yang telah menuduh wartawan sebagai pembuat berita bohong. Menurutnya, Ari merupakan mahasiswa baru yang belum mendapatkan pengetahuan mengenai undang-undang pers. ”Ke depan kami akan melakukan sosialisasi dan pembinaan mengenai tata cara melakukan aksi demonstrasi yang tertib dan tidak mencederai orang lain,” ungkapnya.

Hal yang tak jauh berbeda juga diungkapkan salah satu Guru Besar Fakultas Hukum Unissula Profesor Gunarto yang juga turut hadir dalam kesempatan tersebut. Ia berharap kejadian ini tidak terulang lagi dan menjadi pelajaran yang sangat penting ke depannya. ”Kami menyadari bahwa kami besar juga karena media,” imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Advokasi Wartawan PWI Jateng Zaenal Abidin Petir mengatakan, kejadian ini dapat menjadi catatan penting bagi mahasiswa. Terutama bagi mereka yang hendak melakukan aksi demonstrasi. Menurutnya, sebagai pribadi yang memiliki intelektual tinggi hendaknya memiliki banyak data sebelum melakukan aksi. ”Meski sangat kami sayangkan, iktikad baik meminta maaf kepada wartawan dapat menjadi awalan baik untuk pembelajaran. Kalau mau kritis, harus tahu ilmunya dulu,” terangnya.

Kendati demikian, Zaenal menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberangus mahasiswa dalam menyampaikan aspirasinya. Ia memastikan media tetap akan membantu mereka dalam mengontrol kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pas. Pasalnya, mahasiswa diakui sebagai salah satu elemen yang memiliki semangat juang tinggi dalam menjaga tatanan negara jika ada kebijakan yang tidak prorakyat. ”Silakan kritis tapi jangan ngawur, serta bisa menghargai profesi lain,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ari juga membuat pernyataan tertulis yang isinya meminta maaf kepada seluruh rekan-rekan wartawan. Ia mengaku menyesal telah menghina profesi wartawan. ”Saya menyesal dan saya ingin mencabut kata-kata saya. Saya khilaf, dan memohon maaf. Saya harap kami bisa menjadi mitra dalam menyuarakan aspirasi yang berdampak positif bagi masyarakat dan negara,” kata mahasiswa yang kini duduk di semester IV itu. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -