Motor Ninja Ditukar F1Z-R

393

BARUSARI – Hati-hati kalau Anda menjual motor dan mengiklankan di media online maupun koran. Sebab pelaku kejahatan bisa saja mendatangi Anda dengan berpura-pura menjadi pembeli.

Seperti yang dialami Mohammad Ibnu Prabowo, 23, warga Wonoharjo RT 02 RW 12, Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat. Modus yang digunakan, pelaku mendatangi korban dengan berlagak hendak membeli motor tersebut. Pelaku kemudian menjajal motor yang akan dijual itu dengan dalih mencoba kualitas motor. Namun ternyata motor tersebut malah bablas dibawa kabur.

Untuk mengelabui korban, pelaku meninggalkan motor tua yang dan ditinggal di tempat korban. ”Saya bermaksud menjual motor Kawasaki Ninja SS tahun 2012 bernopol H-3435-CQ. Sebelumnya memang saya iklankan di situs jual beli OLX awal Mei lalu,” kata Ibnu saat melapor di Mapolrestabes Semarang, kemarin.

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (22/5) lalu, sekitar pukul 16.30. Awalnya, pelaku menghubungi korban 089531330422. Ia mengaku bernama Purwo. ”Katanya berminat membeli motor Ninja milik saya. Lalu dia menyampaikan ingin bertemu,” katanya.

Karena korban memang butuh menjual motor, hal itu direspons baik. Keduanya kemudian janjian bertemu di Jalan Bojong Salaman atau di sekitar Sungai Pleret Kota Semarang.
Setelah berbincang-bincang cukup lama, pelaku yang datang sendirian menggunakan sepeda motor lawas Yamaha F1Z-R bernopol H 4246 NS, bermaksud mencoba kendaraan yang dijual korban. ”Dia mengaku mau mencoba. Saya memperbolehkan,” katanya.

Namun Ibnu baru curiga saat ditunggu-tunggu justru pria tersebut tidak segera menunjukkan batang hidungnya. Ibnu mulai resah, mana kala mendapati nomor telepon yang biasa digunakan untuk berkomunikasi malah tidak aktif. Bahkan hingga kini, motor Ninja miliknya tidak kembali. ”Saya percaya karena pelaku meninggalkan motornya di tempat kami bertemu,” katanya.

Dia tak menyangka, pria tersebut kabur dengan cara menukar motor. Penjahat tersebut kabur membawa Kawasaki Ninja, dan meninggalkan Yamaha F1Z-R. Apa boleh buat, Ibnu saat ini hanya bisa melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib. (amu/zal/ce1)