Usulan DPC Belum Tentu Direkomendasi

342

”Dalam hal ini tidak serta-merta yang diusulkan DPC kemudian mendapat rekomendasi dari DPP.”
Ketua DPD Gerindra Jateng H Abdul Wachid

SEMARANG – DPD Partai Gerindra Jawa Tengah memberi kesempatan kepada DPC di 21 kabupaten/kota yang akan menggelar pilkada untuk menjaring calon bupati/wakil bupati dan wali kota/wakil wali kota. Namun keputusan akhir siapa yang akan diberi rekomendasi adalah kewenangan penuh dari DPP.

Demikian ditegaskan Ketua DPD Gerindra Jateng H Abdul Wachid didampingi Ketua Desk Pilkada Jateng Sriyanto Saputro, kemarin. Dia menjelaskan kewenangan DPC sebatas mengusulkan kepada DPD untuk diteruskan ke DPP. ”Dalam hal ini tidak serta-merta yang diusulkan DPC kemudian mendapat rekomendasi dari DPP,” ujar Abdul Wachid.

Hal ini penting ditegaskan menanggapi pernyataan Ketua DPC Gerindra Kota Semarang Suhariyanto yang terkesan bahwa DPC menolak intervensi dari DPD maupun DPP Partai Gerindra.

Menurut Abdul Wachid, sesuai hasil Rapimnas DPP Gerindra pada April lalu, DPP memang memberi kewenangan kepada DPD untuk mengkaji dan mendalami terhadap kandidat yang sudah dijaring oleh DPC.

Kalkulasinya 90 persen DPP memercayakan kepada DPD dan DPC untuk mempertimbangakan dan menentukan calon terbaik yang akan diusung untuk diajukan rekomendasi ke DPP, sedangkan 10 persen penentuan di bawah hak prerogatif Ketua Umum DPP. ”Karena diberi kewenangan dan keleluasaan inilah, DPD sangat serius dalam mempertimbangkan calon yang akan diajukan DPC untuk mendapat rekomendasi,” tegas Abdul Wachid.

Sriyanto menambahkan, dengan kebijakan tersebut, berarti sangat memungkinkan nama kandidat yang diusulkan DPC belum tentu akan mendapat rekomendasi DPP. Demikian pula sebaliknya, meski DPC tidak mengajukan nama seseorang, namun justru mendapat rekomendasi. Menurutnya, DPP dan DPD akan mempertimbangkan berbagai aspek untuk memberi rekomendasi kepada seseorang kandidat, bukan serta merta dari aspek popularitas dan elektabilitas semata.

Terhadap proses yang sudah dilakukan DPC Kota Semarang, DPD mengapresiasi dan masing-masing kandidat yang sudah mendaftar memiliki kesempatan sama untuk bersaing mendapatkan rekomendasi. ”Partai Gerindra mengucapkan terima kasih pada kandidat yang mendaftar, ini bentuk kepercayaan pada partai kami, tentu harus diapresiasi,” tegas Sriyanto.

Demikian pula Jamal Mirdad yang disebut-sebut akan ikut bertarung dalam Pilwalkot, walau tidak mendaftar lewat koalisi Gerindra-PAN, tidak tertutup kemungkinan nantinya justru mendapatkan rekomendasi. ”Memang peluangnya kecil karena tidak melalui tahapan, namun bisa saja dipilih, untuk mendapatkan rekomendasi,” katanya.

Kemudian kandidat bakal calon Wali Kota Soemarmo HS dan Sigit Ibnu Nugroho juga berkesempatan sama untuk bersaing mendapatkan rekomendasi. ”Siapa pun yang mendapat rekomendasi DPP, maka seluruh jajaran struktural dan kader harus mengamankan dan yang membangkang akan dikenai sanksi. Ini bukan bentuk intervensi, namun memang mekanisme dan hirarki partai seperti ini,” tegasnya. (zal/ce1)