65 Rumah dari Donasi Konsumen

428
TINJAU RUMAH: Corporate Alffairs Director Alfamart, Solihin, bersama Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi meninjau 65 rumah layak huni yang dibangun di Desa Kalialang, Kelurahan Sukorejo, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)
TINJAU RUMAH: Corporate Alffairs Director Alfamart, Solihin, bersama Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi meninjau 65 rumah layak huni yang dibangun di Desa Kalialang, Kelurahan Sukorejo, kemarin. (ADENNYAR WYCAKSONO/ JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Sebanyak 65 rumah layak huni, dibangun di Desa Kalialang Baru, Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Gunungpati Semarang, untuk masyarakat setempat yang hidup di bawah garis kemiskinan. Pembangunan tersebut dilakukan oleh PT Sumper Alfaria Trijaya bekerjasama dengan Habitat For Humanity (HFH) Indonesia Foundation.

Corporate Alffairs Director Alfamart, Solihin, mengatakan jika pembangunan rumah layak huni tersebut diambil dari dana donasi konsumen Alfamart selama periode 16 Mei – 15 Juni 2014 dengan total sumbangan Rp 2,1 miliar lebih. “Ada sekitar 65 rumah layak huni dibangun di daerah ini, biaya pembangunan setiap unitnya mencapai Rp 35 – 40 juta,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, kemarin.

Sebelumnya, rumah-rumah yang ada diwilayah tersebut merupakan perumahan tidak layak huni lantaran pemiliknya hidup dibawah garis kemiskinan. “Sistem pembangunannya dirobohkan dulu kemudian dibangun ulang. Lantai yang masih tanah, dibangun sesuai kelayakan rumah termasuk adanya fasilitas sanitasi bersih,” ujarnya.

Terpisah, Direktur Nasional HFH Indonesia Foundation James Tumbuan, mengatakan jika program pembangunan rumah layak huni tersebut bertajuk ‘Rumah Untuk Indonesia ‘ yang dimulai pada tahun 2013 lalu. Menurut data yang ada, di Indonesia masih ada sekitar 7,9 juta rumah tak layak huni. “Sementara di Semarang sendiri adalah kecamatan Gunungpati yang memiliki banyak penduduk dengan rumah tidak layak huni, suspect terparah adalah Kelurahan Sukorejo,” tambahnya.

Wali Kota Semarang, Hendar Prihadi yang turut hadir, mengapreasiasi program yang dilakukan untuk keluarga yang tidak mampu untuk memiliki rumah layak huni. “Saat ini, pemkot juga punya program perbaikan rumah sebanyak 2.000 rumah layak huni. Saat ini, jajaran kami akan meniru program yang dilakukan Alfamart agar lebih terfokus, yakni membangun 50-100 unit rumah setiap kawasan agar hasilnya lebih optimal,” tambahnya. (den/smu)