Demi Gelar Pelipur Lara

358
TETAP FIGHT : Gelandang PSIS, M Yunus ketika tampil di laga uji coba versus PSIR Rembang 1 Maret 2015 lalu. Sore nanti, pasukan Mahesa Jenar akan kembali berlaga di Stadion Krida Rembang menghadapi PSIR di laga perdana Polda Jateng Cup 2015. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)
TETAP FIGHT : Gelandang PSIS, M Yunus ketika tampil di laga uji coba versus PSIR Rembang 1 Maret 2015 lalu. Sore nanti, pasukan Mahesa Jenar akan kembali berlaga di Stadion Krida Rembang menghadapi PSIR di laga perdana Polda Jateng Cup 2015. (Baskoro Septiadi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG–Tim PSIS Semarang akan mulai melakoni laga mereka di ajang Polda Jateng Cup 2015 Sore (26/5) nanti. Fauzan Fajri dkk akan menghadapi tuan rumah PSIR Rembang di Stadion Krida Rembang.

Tak mau melepas laga begitu saja, PSIS tetap membidik poin penuh di Rembang sore nanti untuk memuluskan target mereka meraih gelar turnamen pelipur lara di tengah vakumnya kompetisi Divisi Utama saat ini.

“Tentu kami akan tetap fight menghadapi Rembang. Sejauh ini, tim juga sudah mempersiapkan diri dengan baik, tinggal besok (hari ini, red) kami berharap anak-anak bisa tampil maksimal,” kata manajer tim PSIS, Adi Saputro kemarin.

Adi juga menambahkan, hasil laga leg pertama versus PSIR nanti juga bakal menjadi modal berharga bagi pasukan Mahesa Jenar untuk menghadapi laga selanjutnya di babak penyisihan Grup A tersebut.

“Setelah melawan PSIR, kami akan memainkan laga home versus Persijap Minggu (31/5) besok. Makanya hasil pertandingan melawan Rembang akan menjadi modal bagi kami untuk menatap laga lanjutan di turnamen ini,” sambung Adi.

Bertandang ke Stadion Krida Rembang nanti, juru ramu PSIS, M Dofir memboyong 20 pemain yang mayoritas adalah pemain-pemain yang kemarin sudah disiapkan untuk menghadapi kompetisi kasta kedua.

Satu-satunya pemain baru yang akal diboyong dalam turnamen kali ini adalah bomber asal Semarang, Johan Yoga Utama. Bomber jangkung tersebut sebenarnya dalam musim ini telah direkrut oleh salah satu kontestan Indonesia Super League (ISL) yaitu PSM Makassar.

“Johan akan kami bawa ke Rembang. Ya memang Johan bergabung karena kebutuhan tim kami hanya memiliki satu striker yaitu Hari Nur. Sedangkan Abdul Kamil Sembiring sudah kami hubungi, namun belum bergabung dengan tim,” beber M Dofir dihubungi terpisah.

Lebih lanjut, pelatih yang juga pernah berkostum PSIS itu mengatakan, di turnamen kali ini pihaknya akan tetap mempertahankan skema 4-2-3-1 yang biasa dimainkan Fauzan Fajri dkk semusim terakhir ini.

Di lini tengah beberapa nama seperti M Yunus, Edyanto, Bakori Andreas, Indra Setiawan, Franky Mahendra, Vidi Hasiholan dan Ahmad Agung masih akan menjadi pilihan utama pelatih asal Jawa Timur itu.

Kemudian di lini belakang, kapten Fauzan Fajri sempat dipertanyakan lantaran belum bisa bergabung dengan tim pada latihan terakhir. Namun pagi (26/5) kemarin, stopper asal Purbalingga itu sudah mulai terlihat di lapangan.

“Kami hanya kehilangan Welly Siagian yang masih cidera engkel sehingga tidak kami bawa. Selebihnya semua dalam kondisi baik termasuk Fauzan dan M Arifin yang akan menjadi palang pintu terakhir,” sambung Dofir.

Sementara terpisah, Ketua Bidang Kompetisi Asprov PSSI Jateng, Putut Wibowo Adi yang dalam hal ini bertindak sebagai operator kompetisi mengatakan, total sore ini akan ada dua pertandingan di Grup A yaitu PSIR versus PSIS dan Persijap Jepara menjamu Persis Solo.

“Untuk Grup B pertandingan Persibas menjamu Persip akan diundur sehari yaitu pada 28 Mei. Karena pada 27 Mei, Persibas ternyata juga menggelar pertandingan U-18 Jateng (dulu bernama Liga Soeratin), sehingga jadwalnya diundur sehari. Tapi untuk jadwal selanjutnya tetap on schedule,” pungkas Putut. (bas/ida)