Dubes Kaget Lihat Sampah Jatibarang

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TERHERAN-HERAN : Dubes Denmark untuk Indonesia, Caster Klynge saat meninjau TPA Jatibarang, kemarin. Denmark siap membantu pengelolaan sampah di TPA Jatibarang menjadi energi listrik. (Miftahul ala/jawa pos radar semarang)
TERHERAN-HERAN : Dubes Denmark untuk Indonesia, Caster Klynge saat meninjau TPA Jatibarang, kemarin. Denmark siap membantu pengelolaan sampah di TPA Jatibarang menjadi energi listrik. (Miftahul ala/jawa pos radar semarang)

SEMARANG – Menumpuknya sampah di TPA Jatibarang menjadi persoalan serius dan ternyata mendapat perhatian sejumlah kalangan. Betapa tidak, dalam satu hari setidaknya ada 750 ton sampah yang masuk. Dari jumlah itu, baru 250 ton di antaranya yang berhasil
dikelola untuk dijadikan kompos.

Pemerintah Denmark yang prihatin ikut turun tangan dan bakal mengelola sampah di TPA Jatibarang. Dubes Denmark untuk Indonesia, Caster Klynge secara langsung meninjau lokasi tersebut, Rabu (27/5). Pemerintahannya berencana ikut terlibat untuk pengelolaan sampah agar bisa bermanfaat bagi masyarakat. ”Kami di Denmark memiliki alat bagus untuk pengelolaan sampah. Jadi nanti bisa digunakan untuk tenaga listrik,” katanya saat ditemui di TPA Jatibarang.

Ia mengaku senang bisa berkunjung dan melihat langsung lokasi TPA Jatibarang. Meski sempat terkejut melihat kondisi sampah di Jatibarang yang menumpuk lengkap dengan pemulung dan sapi yang berkeliaran. Ia menilai dengan sedikit sentuhan, sampah mestinya bisa dimanfaatkan dan bisa bermanfaat. Pemerintah Denmark mengatakan bakal memberikan alokasi sebesar 3 juta USD untuk menyulap sampah menjadi tenaga energi. ”Nanti akan diambil gas metananya. Jika sesuai target bisa menghasilkan 600 kubik gas per jam,” imbuhnya.

Jateng khususnya TPA Jatibarang menjadi salah satu provinsi yang dijadikan pilot project untuk penerapan manajemen lingkungan hidup dan energi terbarukan. Ke depan proyek serupa bakal terus dilakukan di sejumlah daerah. ”Sampah ini persoalan serius, jadi harus ditangani
cepat. Jika diberi sentuhan, sampah bisa bermanfaat,” tambahnya.

Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Semarang, Ulfi Imran Basuki menyambut baik kerja sama dengan pemerintahan Denmark tersebut. Ia menilai, ini merupakan kerja sama jangka panjang, untuk pengelolaan sampah di Jatibarang. Sebab, sampah di Semarang cukup besar dan totalnya mencapai 750 ton setiap hari. ”Kami selalu membuka diri untuk program yang bagus ini. Sebenarnya selama ini ada 250 ton sampah setiap hari sudah diolah dan dijadikan pupuk kompos,” katanya.

Usai mengunjungi TPA Jatibarang, Dubes Denmark bersama rombongan juga menemui Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk mendiskusikan beberapa strategi pengelolaan lingkungan. Selain pengelolaan sampah di TPA Jatibarang, ada 10 titik yang menjadi proyek percontohan di Jawa tengah.

Misalnya praktik pertambangan emas skala kecil bebas merkuri di Wonogiri, pembuatan bahan bakar sampah di Cilacap, penanganan limbah industri pati onggok di Klaten, penanganan limbah industri batik di Kebumen, dan penanganan limbah industri daur ulang aki bekas di Tegal. Selain itu program energi terbarukan di Karimunjawa Jepara dan serta program penghematan energi melalui skema ESCO di PT Apac Inti Bawen,” beber penasihat program ESP3 Ian Rowland ditemui di kantor Gubernur Jateng. (fth/fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -