Menghitung Kerugian Dampak Bencana

384
PELATIHAN: Kepala BPBD Demak Anjar Gunadi dalam pelatihan penghitungan dampak bencana di Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELATIHAN: Kepala BPBD Demak Anjar Gunadi dalam pelatihan penghitungan dampak bencana di Bina Praja, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak melatih kalangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk mahir dalam menghitung kerugian akibat dampak bencana alam. Langkah ini diperlukan supaya bisa menjadi pegangan pemerintah dalam menentukan kebijakan, utamanya menanggulangi bencana.

Kabid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Demak, Dwi Artanto mengatakan, ada sekitar 50 orang yang dilatih secara khusus. Materi pelatihan diantaranya terkait dengan pendataan kerusakan infrastruktur jalan, jembatan maupun pemukiman warga bila terjadi bencana. Dengan data yang valid, dampak bencana dapat langsung ditangani secara cepat baik untuk perbaikan maupun rehabilitasi. “Selain SKPD, kita latih petugas dari kecamatan,”katanya.

Kepala BPBD Demak, Anjar Gunadi mengungkapkan, pelatihan teknis penilaian kerusakan dan kerugian bencana tersebut sangat penting agar petugas dilapangan mengetahui secara detail apa yang telah terjadi akibat bencana. “Ini sekaligus untuk mengantisipasi risiko terjadinya konflik, pelanggaran hukum dan ketertiban masyarakat diwilayah bencana,” katanya.

Selain itu, jika terjadi bencana diharapkan penanganan dapat dilakukan cepat untuk pemulihan. Karena itu, kesiapan tenaga terlatih dalam pendataan kerusakan termasuk memobilisasi sumber daya manusia, peralatan maupun pendanaan secara dini sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana. Pelatihan ini antara lain dihadiri Kebid Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jateng, Ir Arus Horison. (hib/fth)