Segmentasi Bank Syariah Meluas

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Ketatnya persaingan antar-bank konvensional di Indonesia, ternyata tidak berpengaruh pada pertumbuhan perbankan syariah. Setiap tahunnya, bank syariah mengalami pertumbuhan omset yang cukup siginifikan. Saat ini di Indonesia tercatat ada 22 unit usaha syariah dari bank konvensional, dan 12 bank umum syariah.

Head of Syariah Business, Syariah Business Unit OCBC NISP Syariah, Koko T. Rachmadi, mengatakan jika pihaknya menargetkan pertumbuhan sebesar 25 persen di tahun 2015 ini. Dirinya sangat yakin tercapai lantaran kini segmentasi bank syariah semakin besar setiap tahunnya. “Perputaran uang ditahun lalu sekitar Rp 2,5 triliun, sementara tahun ini pada bulan Maret lalu tercatat Rp 2,7 triliun, kenaikannya cukup besar,” katanya, kemarin.

Keyakinan tesebut, didasari atas keputusan Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang merestui sejumlah program dan pengenalan bank syariah kepada masyarakat, dengan total market share sekitar 4,8 persen. “Kami harap market share-nya bisa naik mencapai 5 persen,” tandasnya.

Sektor produk perbankan syariah yang paling diminati masyarakat masih pada pembiayaan, dengan jumlah uang Rp 1,6 triliun.

Sementara itu, untuk memperluas segmentasi pasar, pihak OCBC NISP berencana menambah dua cabang di Batam dan Pontianak dengan 240 kantor layanan syariah atau office channeling dari 8 cabang yang ada. “Penguatan industri ini akan menambah berkembangnya perbanhkan syariah di Indonesia, aset perbankan syariah mencapai 4,5 pesen dari total aset perbankan secara nasional. Kebijakan dari pemerintah harus dilakukan agar perkembangan perbankan syariah lebih besar,” pungkasnya. (den/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -