Siapkan 56 Personel, Jaga Titik Rawan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

GELAR PASUKAN : Sejumlah petugas mengikuti gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2015 di Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (27/5) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
GELAR PASUKAN : Sejumlah petugas mengikuti gelar pasukan Operasi Patuh Candi 2015 di Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (27/5) kemarin. (LUTFI HANAFI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PEKALONGAN-Polres Pekalongan Kota mengerahkan 56 personel yang akan disebar di sejumlah titik rawan pelanggaran di wilayah Pekalongan Kota. Selama dilakukan Operasi Patuh Candi 2015 secara serentak‎ selama 14 hari, mulai Rabu (27/5) hingga Kamis (11/6) mendatang.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Luthfie Sulistiawan mengatakan, Polres akan memanfaatkan momentum operasi ini untuk membangun kepercayaan masyarakat. “Operasi ini merupakan cipta kondisi yang aman dan nyaman menjelang bulan puasa atau Ramadan yang jatuh pada pertengahan Juni mendatang,” katanya pascagelar pasukan di Mapolres Pekalongan Kota, Rabu (27/5) kemarin.

Kegiatan tersebut, katanya, sebenarnya rutin dilakukan setiap menjelang hari raya Idul Fitri guna menjaga keamanan keselamatan ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar). Namun kali ini dimajukan dalam menyambut bulan suci Ramadan 1436 H tahun 2015.
“Kami menyadari bahwa di dalam menghadapi permasalahan di bidang lalulintas, dibutuhkan peran serta seluruh stakeholder untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Kendati dalam operasi ini dilakukan penindakan penilangan, saya tekankan agar anggota mengedepankan pola penindakan persuasif, edukatif dan kuratif,” katanya.

Sementara itu, Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi juga mengatakan bahwa Operasi Patuh Candi 2015 ini mengedepankan pola penindakan persuasif, mengutamakan preemtif, preventif serta penindakan selektif prioritas terhadap pengemudi yang berpotensi menyebabkan laka lantas.

“Jadi bukan hanya menilang, tapi juga mengajak masyarakat agar memiliki kesadaran. Seperti melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang. Kemudian seperti berjalan di atas rel KA itu termsuk potensi laka juga. Kemudian patuhi rambu-rambu,” jelasnya saat gelar pasukan di lapangan Mapolres Pekalongan, Rabu (27/5) kemarin. (han/hil/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -