Pelajar Diminta Perangi Bahaya Narkoba

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MENGAJAR : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, ketika menyampaikan materi bahaya narkoba kepada siswa SMPN 2 Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5) kemarin. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENGAJAR : Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, ketika menyampaikan materi bahaya narkoba kepada siswa SMPN 2 Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (28/5) kemarin. (PRISTYONO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN–Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kamis (28/5) kemarin mengajar tentang bahaya Narkoba di SMPN 2 Ungaran, Kabupaten Semarang. Gubernur mengajar dengan bahasa Jawa, mengingat adanya penerapan Kamis Jawa yang mewajibkan menggunakan bahasa Jawa di lingkungan Pemprov Jateng.

Gubernur menyampaikan materi, dengan model tanya jawab, dengan harapan akan lebih mudah materinya dipahami ratusan siswa kelas VIII dan IX. Selama satu jam Gubernur menyampaikan pesan bahayanya mengkonsumsi narkoba. Sejumlah siswa langsung antusias untuk mengajukan pertanyaan dan berdiskusi dengan Gubernur. Apalagi, Gubernur memberikan hadiah berupa buku. “Pak Gubernur, bagaimana membedakan brownis mengandung ganja,” kata siswa kelas IX, Ruliyana.

Gubernur balik bertanya pada Ruliyana mengetahui hal itu dari mana dan ternyata mengetahuinya dari televisi. Selain Ruliyana, siswa lainnya, Fahrul Huda, meminta ada langkah konkrit mengatasi peredaran narkoba.

Gubernur selanjutnya membeberkan tentang pengaruh buruk narkoba bagi fisik dan psikis. Selain itu, upaya yang harus dilakukan ketika mengetahui ada seseorang yang kecanduan narkoba. Gubernur meminta agar para siswa menjauhi narkoba dan mengajak teman-temannya yang kecanduan untuk bertobat. Selain itu, Gubernur meminta pengetahuan tentang bahaya narkoba itu ditularkan pada siapapun.

“Jika ada teman yang menjadi pengguna narkoba jangan dijauhi, tetapi diberi pencerahan tentang efek mengkonsumsi narkoba. Lalu teman yang kecanduan itu diajak untuk tidak lagi mengkonsumsi narkoba,” kata Gubernur dengan bahasa Jawa yang kental.

Saat mengajar di SMPN 2 Ungaran, Gubernur didampingi Bupati Semarang Mudjirin, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Dewi Pramuningsih serta Kepala SMPN 2 Ungaran, Sumardi Azis.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengatakan, memang sangat penting mengenalkan bahayanya narkoba pada siswa di sejumlah sekolah. Sehingga kedepan pihaknya akan lebih memaksimalkan sosialisasi bahaya narkoba dengan bekerjasama menggandeng Dinas Kesehatan, BNN dan juga Kepolisian.

“Sebenarnya sosialisasi atau penyuluhan bahaya narkoba sudah dilakukan. Bahkan sosialisasi bahaya narkoba ini sudah terintegrasi dengan pelajaran yang lain. Tidak hanya pada siswa saja, tetapi juga disosialisasikan kepada Guru dan Pengawas,” kata Dewi. (tyo/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -