Pertigaan Klero Butuh Traffick Light

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MACET : Keadaan Pertigaan Klero yang sering menyebabkan jalur Salatiga-Solo macet. (MUNIR ABDILLAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MACET : Keadaan Pertigaan Klero yang sering menyebabkan jalur Salatiga-Solo macet. (MUNIR ABDILLAH/JAWA POS RADAR SEMARANG)

TENGARAN—Sebagian besar warga mengeluhkan pertigaan Klero, yang sering menyebabkan kemacetan jalur Salatiga-Solo. Hal itu disebabkan tidak adanya lampu traffic light di pertigaan Klero. Padahal Klero menjadi tempat industri, dengan adanya 4 pabrik besar. Ada juga ratusan pengusaha ayam dan pengusaha kayu.

Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Semarang, kemarin (28/5), setiap kali ada truk yang akan masuk ke Klero, harus sabar lantaran berkali-kali tersendat. Selain itu, Pertigaan Klero hanya diatur oleh warga dan tukang ojek. Ironisnya, kemacetan lalu lintas tersebut digunakan beberapa warga untuk menambah penghasilan dengan mengatur lalu lintas.

Selain itu, karena beberapa pengemudi tidak sabar, sempat terjadi adu mulut antara pengemudi truk dan pengemudi sepeda motor. Pasalnya pengemudi sepeda motor tidak sabar saat diatur oleh pengatur jalan.

Supriyanto, 34, pengemudi kendaraan bermotor asal Butuh, Salatiga mengatakan solusi terbaik menangani kemacetan di Klero adalah lampu traffic light. Sehingga keluar masuk truk tidak membuat kemacetan. “Kita tidak bisa menyalahkan industri. Selain itu, mobil-mobil yang masuk juga milik warga Klero. Solusi yang paling baik adalah diatur kembali agar tidak sering menyebabkan kemacetan,” ungkapnya.

Sedangkan Sabar, 45, menilai lampu traffic light malah akan menyebabkan kemacetan. Karena kontur jalan menjelang pertigaan Klero menanjak, untuk truk bisa kewalahan. “Selain itu jalan masuk ke Klero juga sempit. Menurut saya belum butuh lampu traffic light,” pungkasnya. (abd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -