Satpol PP Bentuk Kader Siaga di 18 Kabupaten

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PELANTIKAN : Kasatpol PP Demak Yulianto, Asisten I Pemerintahan AN Wahyudi dan Kasi Tramtib Satpol PP Jateng, Tri Prasetyaningtyas dalam kegiatan pengukuhan KST, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PELANTIKAN : Kasatpol PP Demak Yulianto, Asisten I Pemerintahan AN Wahyudi dan Kasi Tramtib Satpol PP Jateng, Tri Prasetyaningtyas dalam kegiatan pengukuhan KST, kemarin. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK-Satpol PP Provinsi Jateng kini memiliki Kader Siaga Tramtib (KST). Para relawan yang berfungsi menjadi telik sandi ini sementara tersebar di 18 kabupaten. Selebihnya, dibentuk menyusul kemudian.

Kasi Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat, Satpol PP Provinsi Jateng, Tri Prasetyaningtyas mengungkapkan, masih-masing desa terdapat 9 KST. Mereka bertugas membantu pemerintah secara swakarsa. “Mereka adalah kepanjangan tangan dari Satpol PP,” ujar Tri disela pengukuhan KST di Pendopo Kabupaten, kemarin.

Dia mengatakan, pihaknya menargetkan KST ada diseluruh di semua kabupaten/kota di Jateng. Menurutnya, dibentuknya KST lantaran keterbatasan SDM Satpol PP. Di Demak misalnya, hanya ada 45 personel Satpol PP. Jumlah tersebut jauh dari harapan ideal. Karena itu, untuk menutupi kekurangan personel tersebut, dibutuhkan relawan KST tersebut.

“KST ini akan membantu memasok informasi untuk Satpol PP. Mereka tutut mendukung penyelenggaraan pengawasan untuk ketertiban umum di masyarakat. Bila ada pelanggaran dimasyarakat bisa langsung dilaporkan ke Satpol PP,” katanya.

Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Demak, AN Wahyudi mengatakan, KST perlu menunjukkan kiprah atau perannya lebih dulu. Dengan demikian, pada saatnya nanti pemerintah dapat memikirkan kesejahteraan mereka.

“Tunjukkan kiprahnya dulu biar nanti pimpinan menindaklanjuti, termasuk soal pemenuhan kesejahteraan. Untuk KST ini bisa diambilkan dari dana alokasi desa (ADD),” jelasnya.

Kasatpol PP Demak, Yulianto menyambut baik adanya KST tersebut. Sebab, mereka dapat membantu Satpol PP dalam memberikan informasi yang memadai terkait keadaan ketertiban di masyarakat. (hib/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -