Siap Gelar Indonesia Scouts Challenge

499
MENDUKUNG PENUH: Ketua Kwarcab Kota Semarang Adi Tri Hananto (tengah) berfoto bersama Roky Maghbal, Abdul Aziz, Ismu Puruhito, serta jajaran pengurus kwarcab, Bunyamin, Bambang Kono, dan Fitri usai sosialisasi ISC 2015-2016 kemarin. (RIZAL KURNIAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
MENDUKUNG PENUH: Ketua Kwarcab Kota Semarang Adi Tri Hananto (tengah) berfoto bersama Roky Maghbal, Abdul Aziz, Ismu Puruhito, serta jajaran pengurus kwarcab, Bunyamin, Bambang Kono, dan Fitri usai sosialisasi ISC 2015-2016 kemarin. (RIZAL KURNIAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BALAI KOTA – Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Semarang Adi Tri Hananto memberi apresiasi dan berjanji akan mendukung sepenuhnya kegiatan Indonesia Scouts Challenge (ISC) 2015-2016 besutan Jawa Pos Group dan PT DBL Indonesia.

Setelah penandatanganan MoU kegiatan ISC dengan Kwarnas di sela-sela Rakernas Gerakan Pramuka 2015 di Taman Rekreasi Wiladatika (TRW), Cibubur, Jakarta, beberapa waktu lalu, dan disusul MoU di tingkat Kwarda Jawa Tengah, kemarin (28/5), tim Jawa Pos Group dan PT DBL Indonesia menjajaki kerja sama dengan Kwarcab Kota Semarang.

Media Relations Manager PT DBL Indonesia, Roky Maghbal didampingi Dirut Jawa Pos Radar Semarang Abdul Aziz, bertemu dengan Ketua Kwarcab Semarang Adi Tri Hananto, beserta jajaran pengurus, seperti Bunyamin (Wakil Ketua Bina Muda), Bambang Sukono (Wakil Ketua), dan Fitri pengurus dari unsur TNI.

”Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini (ISC). Semaksimal mungkin akan kami dukung. Karena sekarang ini siapa sih yang tertarik dengan pramuka. Padahal dengan pramuka, banyak hal-hal positif yang didapat. Dengan kegiatan ini, kami (pramuka) sangat terbantu. Prinsipnya Kwarcab Kota Semarang siap mendukung,” ujar Adi Tri Hananto.

Antusiasme Kwarcab pun ditunjukkan dengan harapan agar ISC Jateng ini bisa segera dilaksanakan dalam waktu dekat. ”Schedule-nya harus dipertajam, jangan lama-lama. Kwarcab start mulai kapan? Kita akan segera bagi tugas. Kita berkeinginan (ISC) di bulan Oktober-November sudah ada aktivitas,” harap Sekda Kota Semarang ini.

Seperti diketahui, ISC ini merupakan aktivitas berkemah sekaligus berkompetisi yang seru untuk anak didik (Penggalang Ramu) yang duduk di bangku kelas IV hingga V SD. Diadakan mulai dari tingkatan kabupaten, provinsi, hingga nasional. Pemenang kegiatan ini akan diberi hadiah menarik, yakni berangkat ke Amerika Serikat.

”Semua biaya akomodasi pemenang ke Amerika Serikat kami tanggung. Termasuk tim yang berhasil masuk ke tingkat provinsi maupun nasional,” terang Roky Maghbal.

Karena itu, dia berharap setiap SD nantinya dapat mengirimkan regu pramuka. ”Setiap regu terdiri atas 10 orang, tapi jumlah regu tidak dibatasi. Jadi, sekolah bisa mengirimkan lebih dari dua regu putra dan putri,” kata Roky yang juga PIC ICS wilayah Jateng ini.

Setiap peserta, wajib membayar kontribusi sebesar Rp 100 ribu. Dana tersebut nantinya 50 persen (Rp 50 ribu) kembali kepada peserta berupa kaus, asuransi, dan kebutuhan lainnya. Lainnya akan dikembalikan ke Kwarcab, Kwarda, dan Kwarnas untuk kegiatan kepramukaan.
”Kegiatan ini bukan semata-mata kerja sama dengan Kwarcab atau Kwarda, tapi juga sebagai penyadaran kami bahwa pramuka ini hal yang positif, yang selama ini anggap remeh,” tandasnya.

Terkait hal tersebut, Adi Tri Hananto mengaku agak sedikit kesulitan. Sebab, jika dibebankan kepada para siswa atau orang tua murid, dikhawatirkan dapat menimbulkan kontra. Mengingat selama ini pihak sekolah dilarang melakukan pungutan kepada orang tua murid. Sebab, semua kebutuhan siswa telah di-cover melalui APBD maupun BOS.

”Kami sangat terikat dengan kemampuan anggaran, tentu harus kita pelajari untuk ajak ke sana (alokasi). Karena saat ini semua anggaran sudah terplot,” jelasnya. ”Tapi prinsip kita tetap berupaya keras mendukung kegiatan ini sesuai kemampuan kita,” tandasnya. (zal/aro/ce1)