31 Galian C Terancam Ditutup

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SIDAK GALIAN C : Rombongan DPRD Kabupaten Batang, saat melakukan sidak Galian C di Desa Brayo, Wonotunggal, Kabupaten Batang. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SIDAK GALIAN C : Rombongan DPRD Kabupaten Batang, saat melakukan sidak Galian C di Desa Brayo, Wonotunggal, Kabupaten Batang. (TAUFIK HIDAYAT/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BATANG-Sebanyak 31 lokasi aktivitas pertambangan Galian C, terancam ditutup oleh Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Tengah. Pasalnya selain ilegal atau tidak memiliki izin pertambangan, juga merusak lingkungan sekitar.

Adapun 31 Galian C ilegal tersebut, terdapat pada 11 kecamatan, yakni Kandeman, Subah, Tulis, Banyuputih, Limpung, Tersono, Blado, Reban, Warungasem, Wonotunggal, dan Pecalungan. Sedangkan sesuai Perda 7 Tahun 2011, tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), hanya tiga kecamatan yang diizinkan menjadi area pertambangan Galian C, yakni Kecamatan Gringsing, Bawang, dan Bandar.

“Hanya ada tiga kecamatan yang boleh dilakukan untuk pertambangan, yakni Kecamatan Gringsing, Bawang, dan Bandar,” kata Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT), Kabupaten Batang, Sri Purwaningsih, Jum’at (29/5) siang kemarin.

Sri Purwaningsih juga mengatakan bahwa per Oktober 2014, kewenangan perizinan dan pengawasan pengendalian (Wasdal) Galian C sudah ditarik ke Provinsi Jateng. Sehingga semua pengusaha Galian C yang belum mempunyai izin atau izinnya belum diperpanjang, segera mengajukan ke Propinsi Jateng.

“Baru ada tiga penambang yang memiliki izin. Selebihnya ilegal dan izin penambangan bukan lagi kewenangan BPMPPT Kabupaten Batang,” kata Sri Purwaningsih.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Kabupaten Batang, Ulul Azmi, menandaskan bahwa Dinas ESDM Provinsi Jateng sudah menerima dan memiliki data penambang ilegal di Kabupaten Batang. “31 penambang Galian C tersebut, disamping tidak memiliki izin, juga menyalahi Perda 7 Tahun 2011 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),” tandas Ulul Azmi.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Batang, Edy Siswanto, saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke penambang Galian C di Balai Desa Brayo, Kecamatan Wonotunggal, menyesalkan sikap para penambang yang sudah ditegur beberapa kali, namun tetap melakukan penambangan. Akibatnya, lingkungan sekitar menjadi rusak dan sawah banyak yang tidak teraliri air sungai.

“Kami minta ketegasan Bupati Batang terhadap penambang ilegal ini. Perda 7 Tahun 2011 harus ditegakkan. Jika tidak ada penertiban, akan muncul penambang ilegal baru,” tegas Edy Siswanto. (thd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -