Awalnya di Garasi Rumah, Kini Punya 5 Karyawan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

PEKERJA KERAS: Bramono Hanindito di salon mobil yang dikelolanya. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEKERJA KERAS: Bramono Hanindito di salon mobil yang dikelolanya. (AHMAD FAISHOL/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Bergelut dengan dunia otomotif, khususnya mobil, sudah menjadi hobi Bramono Hanindito sejak kecil. Dari hobi itulah yang kemudian mengantarkannya meraih sukses dalam mengembangkan bisnis salon mobil. Seperti apa?

AHMAD FAISHOL, Banyumanik

MERAWAT mobil gampang-gampang susah. Apalagi untuk mobil mewah. Perlu perawatan khusus agar terlihat selalu kinclong. Saat ini, banyak pemilik mobil yang tidak mau susah-susah merawat mobil sendiri. Peluang ini yang dimanfaatkan Bramono Hanindito dengan membuka bisnis salon dan cuci mobil. Meski dijalani sendiri, lambat laun usahanya semakin berkembang dan omzetnya terus meningkat.

”Karena saya memang hobi otomotif, otomatis saya juga bisa merawat mobil. Saya lalu ajak satu teman membuka usaha ini dengan memanfaatkan teman-teman yang tergabung di komunitas mobil,” ungkap pemuda yang akrab disapa Dito itu ditemui Jawa Pos Radar Semarang di tempat usahanya Jalan Durian Raya No 58 B Banyumanik, Semarang.

Dito menceritakan, awalnya ia membuka usaha itu di garasi rumahnya di daerah Gombel Permai Raya No 14 Semarang. Saat itu, ia masih kuliah di Teknik Elektro, Universitas Diponegoro (Undip). Meski belum pernah memiliki pengalaman sebelumnya, namun Dito merasa yakin menjalaninya. ”Kalau gak salah, saya buka usaha ini pertama kali tahun 2011,” ujar cowok kelahiran Semarang, 6 Maret 1990 ini.

Tak disangka, usaha yang diberi label Autocare66 ini pun terus berkembang dan jumlah pelanggannya terus meningkat. Sehingga tempat yang ada tidak mampu menampung mobil-mobil pelanggannya.

”Kebetulan ayah saya memiliki lahan kosong di sini (Jalan Durian Raya). Sehingga pada pertengahan 2012, saya putuskan untuk berwirausaha di sini,” ungkap Dito yang mengaku saat merintis usaha tersebut bermodalkan uang tabungan sebesar Rp 4 juta.

Dari awalnya hanya memiliki karyawan satu orang, kini bertambah menjadi lima orang. Saking ramainya pelanggan yang ingin menggunakan jasanya, terkadang ia sampai menolaknya karena lahan yang tersedia tidak dapat menampung banyak mobil dalam satu waktu.

”Karyawan-karyawan itu saya didik sendiri dan saya ajari dari nol. Hal ini saya lakukan untuk mempertahankan kualitas jasa kami. Maklum saja, bisnis salon mobil belum begitu populer di Kota Semarang,” ujar sulung dari tiga bersaudara pasangan Anggoro dan Diah S ini.

Tak berpuas di situ, Dito mulai merambah bisnis kecil-kecilan untuk menunjang usaha utamanya. Di tempat yang sama, ia membuka bisnis jual beli pelek mobil original. Selain itu, juga menyediakan mebel yang merupakan usaha asli ayahnya.

”Kebetulan bapak saya pengusaha mebel. Sisa-sisa barang yang diekspor saya taruh di sini. Siapa tahu ada yang berminat,” ucapnya sambil tertawa.

Dito mengaku selalu bersyukur usahanya bisa terus berkembang. Karena itu, tak lupa ia selalu menyisihkan sebagian rezekinya untuk dibagikan kepada mereka yang berhak. Ke depan, ia punya obsesi menjadi pengusaha yang besar dan sukses. Yakni, dengan membuka banyak cabang salon mobil di beberapa tempat. Dengan begitu, tentu dapat membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.

”Semua itu membutuhkan lahan yang luas dan modal yang tidak sedikit. Dengan kerja keras, saya yakin semua bisa terwujud,” ujar alumnus S1 Teknik Elektro Undip yang lulus Oktober 2013 ini optimistis. (*/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -