Ibu-Anak Sempat Terperangkap Api

377
LUDES: Kondisi bagian dapur rumah Suwarsiyati yang terbakar, kemarin. (Abdul Mughis/Jawa Pos Radar Semarang)
LUDES: Kondisi bagian dapur rumah Suwarsiyati yang terbakar, kemarin. (Abdul Mughis/Jawa Pos Radar Semarang)

BANYUMANIK – Suwarsiyati, 69, bersama anak perempuannya, Ika, yang tengah asyik ngobrol di dalam rumah di Jalan Anton Sujarwo nomor 206, tepatnya di samping Kantor Pos Srondol, Banyumanik, Semarang, mendadak panik. Mereka mendengar suara letupan. Tak lama kemudian, mereka tak bisa berbuat apa-apa saat api membakar rumahnya.

Insiden kebakaran itu terjadi Jumat (29/5) sekitar pukul 13.30. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut. Namun sebagian rumah korban ludes dilahap si jago merah.
Sejumlah barang berharga di dalam rumah ludes. Di antaranya tiga mesin jahit. ”Saat kejadian, saya sedang berada di dalam rumah bersama ibu di dapur. Tiba-tiba terdengar suara letupan,” kata Ika ditemui di lokasi kejadian, kemarin.

Hal itu membuat keduanya kepanikan. Sebab, saat itu api telah membakar di bagian atap rumah korban. Mereka kemudian berlarian meminta pertolongan. Namun api dengan cepat merembet di bagian dapur yang terbuat dari kayu. ”Terbakar paling parah di bagian dapur. Selain itu ruang menjahit, termasuk tiga mesin jahit,” katanya.

Dikatakannya, saat terjadi kebakaran, ia dibantu warga berusaha menyelamatkan sejumlah barang yang masih terjangkau. Beruntung, kebakaran tersebut tidak merembet ke rumah warga yang lokasinya berdempetan.

Tetangga korban, Romzati, mengaku kepanikan saat kebakaran terjadi. Ia berusaha sekuat tenaga memadamkan api dengan alat seadanya, agar tidak merembet. ”Tahu-tahu sudah ada asap hitam disusul api. Kami berusaha sekuat tenaga agar tidak merembet ke rumah kami,” katanya yang masih shock.

Sebab, api sempat menjilat-jilat di rumah Romzati. Beruntung, hanya mengakibatkan hangus di dinding rumah miliknya. ”Api berhasil dipadamkan oleh warga sekitar,” katanya.

Saat tim Inafis Polrestabes Semarang, Polsek Banyumanik, dan BPBD Kota Semarang tiba di lokasi, api telah dalam kondisi padam. Para petugas melakukan identifikasi dengan mengumpulkan keterangan sejumlah saksi.

Kapolsek Banyumanik, Kompol Kristanto, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan. ”Kami dibantu anggota Brimob dan BPBD dalam proses evakuasi,” katanya.

Pihaknya mengaku belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran. Namun berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sumber api muncul dari bagian belakang, yang kemudian membakar dapur. ”Belum diketahui penyebab kebakaran ini. Masih kami selidiki. Kerugian juga masih kami inventarisir,” pungkasnya. (amu/zal/ce1)