Industri Logam Terkendala Bahan Baku

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNIK: Sejumlah karya seni berbahan dasar logam dipamerkan dalam event Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah di Java Mall, kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UNIK: Sejumlah karya seni berbahan dasar logam dipamerkan dalam event Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah di Java Mall, kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Industri kerajinan logam di Jawa Tengah terkendala bahan baku. Kualitas serta persaingan harga bahan baku lokal dan luar membuat sejumlah perajin harus mengimpor.

”Sebagian olahan logam yang saya ekspor, bahan bakunya berasal dari luar. Di antaranya Italia,” ujar Agus Wiranto, salah seorang perajin logam saat ditemui di Pameran Kerajinan Logam yang digelar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Tengah di Java Mall, kemarin (29/5).

Ya, per bulan perajin dari Boyolali ini dapat menghasilkan ratusan kerajinan dari bahan-bahan logam, berupa hiasan, suvenir, maupun alat-alat rumah tangga. Kerajinan tersebut, 40 persen untuk konsumsi lokal, sedang sisanya dikirim ke pasar luar.

”Pemasarannya memang masih sederhana. Yaitu melalui pameran juga showroom di bengkel kerja kami. Namun hal ini juga memberikan cukup banyak kepercayaan dari pelanggan. Karena mereka bisa langsung melihat produk kami,” ujarnya.

Namun demikian, ia tidak menampik masih ada sejumlah kendala dalam memenuhi permintaan. Di antaranya kendala tenaga kerja serta bahan baku. Tenaga kerja yang minim, membuat kuantitas produksi terbatas.

”Jadi kalau ada pesanan yang melebihi kapasitas ya kami tidak bisa penuhi semuanya. Semampunya tenaga. Per bulan hanya bisa mencapai 200 ya kami bilangnya hanya bisa segitu,” ujarnya.

Sedangkan untuk bahan baku, menurutnya, harga dalam dan luar cukup bersaing. Hanya saja, ada beberapa bahan baku dari dalam negeri yang kualitasnya kurang baik. ”Bahannya tidak luwes, kalau ditempa mudah robek. Jadi bahan baku sebagian impor,” ujarnya.

Kepala Disperindag Jateng Prijo Anggoro mengakui, bahan baku masih menjadi kendala untuk industri logam di Jawa Tengah. Menurutnya, harga antara bahan baku logam lokal dan impor sejauh ini masih sangat bersaing.

”Kalau harga bahan baku impor lebih murah dibanding harga bahan baku lokal, ya pengrajin akan beralih ke impor. Oleh karena itu perlu kita cari solusi bersama. Termasuk juga masyarakat mari terus dukung produk-produk lokal,” tandasnya. (dna/zal/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -