Sepak Bola Api, Kritik Pemerintah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DON’T TRY THIS AT HOME: Para santri Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah saat memperagakan permainan sepak bola api sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah. (LIFE SKILL PPDN FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
DON’T TRY THIS AT HOME: Para santri Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah saat memperagakan permainan sepak bola api sebagai bentuk kritik terhadap pemerintah. (LIFE SKILL PPDN FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Ada-ada saja yang dilakukan oleh para santri Pondok Pesantren Life Skill Daarun Najaah (Life Skill PPDN) binaan Dr KH Ahmad Izzuddin, MAg yang berada di Jalan Bukit Beringin Letari Blok C 131 Semarang. Untuk memperingati acara Haflah dan Akhirussanah ke-3 pondok pesantren tersebut, Selasa (26/5) malam lalu mereka menggelar atraksi permainan sepak bola api.

Salah satu panitia kegiatan tersebut, Lutfi Adnan Mz mengungkapkan, sepak bola api dilakukan sebagai praktik demo ala santri terhadap pemerintah yang belakangan ini sedang bermain-main api. Dikatakan, tidak jarang diberitakan kebijakan pemerintah yang menyulut api kemarahan rakyat mulai dari kebijakan yang berkaitan dengan masalah politik, ekonomi, sosial dan sebagainya.

“Melalui permainan ini, kami mendesak pemerintah kembali bekerja secara profesional dengan selalu mengedepankan kesejahteraan sosial bagi rakyat Indonesia,” ungkap remaja yang juga menjabat Ketua Lembaga Jurnalistik PPDN itu.

Menurut Lutfi, banyak pihak yang merasa prihatin. Sebab di mana-mana terjadi kejahatan oleh pejabat tinggi hingga masyarakat biasa yang dilakukan secara kelompok maupun perorangan. Yang terbaru, muncul masalah beredarnya beras sintesis atau beras plastik yang berdampak bagi kesehatan, keamanan, dan masalah ekonomi serta tata niaga itu sendiri.

”Bukannya bersatu padu menyelesaikan permasalahan-permasalahan negara dengan merumuskan kebijakan prorakyat demi kesejahteraan rakyat, mereka bahkan saling menyalahkan antara satu sama lain yang bermuara untuk kepentingan pribadi maupun golongan tanpa mempedulikan nasib rakyat,” terangnya.

Dikatakan Lutfi, sepak bola api merupakan permainan sepak bola yang dimainkan oleh 5-6 orang dalam area lapangan kecil. Peraturan mainnya sama seperti permainan futsal. Hanya saja dalam permainan sepak bola api, setiap pemain dalam kondisi tanpa memakai sepatu. Adapun yang menjadi media bola adalah kelapa yang sudah dikupas tanpa menghilangkan serabut kelapa. ”Batok tersebut direndam selama tiga hari ke dalam genangan minyak tanah hingga serabut di permukaan batok menyerap secara maksimal sehingga batok akan tahan lama menyala hingga permainan usai,” bebernya.

Meski tanpa alas kaki, lanjut Lutfi, para pemainnya tidak merasakan panas ataupun sakit. Menurutnya, hal ini merupakan gambaran pemerintah zaman saat ini. Mereka duduk manis mengeluarkan kebijakan demi kepentingannya tanpa mengedepankan kesejahteraan rakyat. ”Mereka merasakan gembira, namun rakyat sakit merana,” imbuhnya. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -