Terdakwa Korupsi Kembalikan Rp 485 Juta

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Kepala Kejari Kendal, Yeni Andriani. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kepala Kejari Kendal, Yeni Andriani. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Mei bulan ini, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendal berhasil memulihkan uang negara sebesar Rp 485,744 juta. Uang itu berasal dari pembayaran uang pengganti kerugian negara kasus dan denda dari dua terpidana kasus tindak pidana korupsi. Mereka yang mengembalikan uang pengganti dan denda ke Kejari Kendal adalah HM Kusnanto terpidana kasus korupsi pupuk bersubsidi tahun 2013 serta Abdurrohman terpidana kasus korupsi penyalahgunaan dana bantuan sosial (bansos) tahun 2010.

Kepala Kejari Kendal, Yeni Andriani mengatakan, terpidana Kusnanto mengembalikan uang sebesar Rp 285,244 juta. Rinciannya untuk pengembalian uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 78,244 juta dan denda sebesar Rp 200 juta serta biaya perkara Rp 5 ribu. “Pengembalian uang Negara kami terima Kamis (28/5) lalu. Diserahkan oleh keluarganya kepada kejaksaan,” katanya, kemarin.

Sedangkan dari Abdurrohman, Kejari hanya menerima denda sebesar Rp 200 juta dan biaya perkara Rp 2.500. Sebab sesuai dengan putusan pengadilan yang telah incraht (berkekutan hukum tetap), terpidana tidak memiliki tanggungan uang pengganti. “Jadi hanya membayar denda dan biaya perkara saja,” imbuhnya.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejari Kendal, Zaeful Alim Said mengatakan, Kustanto merupakan terpidana kasus korupsi pupuk bersubsidi tahun 2013. Oleh pengadilan, ia divonis 4,6 tahun penjara. Kusnanto terbukti bersalah melanggar ketentuan Pasal 2 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dan diganti menjadi UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. ““Terpidana terbukti membeli dan menjual pupuk bersubsidi jenis urea sebanyak 440 ton secara ilegalm” katanya.

Untuk bdurohman terjerat kasus Bansos Kendal 2010 bersama Mantan Bupati Kendal Siti Nurmarkesi. Ia dijatuhi vonis dua tahun penjara dan denda Rp 50 juta oleh Pengadilan Tipikor Semarang tingkat pertama. Ia melakukan banding dan berlanjut ke upaya kasasi di tingkat mahmah agung. Hasilnya MA menambah pidananya menjadi empat tahun penjara dan denda Rp 200 juta. “Tanpa uang pengganti, karena menurut MA ia tidak terbukti menikmati uang,” tambahnya.

Sementara dari sidang kasus Markesi saat ini masih dalam upaya banding di Pengadilan Tinggi Tipikor Semarang. Jaksa maupun terdakwa Markesi masih belum puas terhadap putusan Pengadilan Tipikor Semarang. “Jaksa dan terdakwa sama-sama banding,” tambahnya. (bud/fth)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -