Intens Komunikasi dengan 3 Parpol

435

KENDAL — Ketua DPC PDIP Kendal, Widya Kandi Susanti semakin memantapkan diri untuk menduduki kembali jabatan Bupati Kendal. Terbukti, untuk mencari dukungan, parpol berlambang banteng moncong putih yang digawanginya sudah mulai menjalin komunikasi dengan parpol lain.
Widya menyebut beberapa parpol yang sudah diajak komunikasi. Diantaranya PPP, Partai Hanura dan Partai Nasdem. Bahkan Widya secara resmi telah mendaftarkan dirinya sebagai bakal calon bupati di tiga parpol tersebut.

Sebagai incumbent, Widya dengan banyaknya dukungan yakin dapat menduduki kembali jabatan sebagai orang nomor satu di Kendal. Meskipun sejauh ini belum ada rekomendasi dari DPP PDIP kepada dirinya. “Tapi saya yakin dan optimistis akan memperoleh rekomendasi,” ujarnya, Minggu (31/5).

Keoptimisannya itu berdasar pada aturan internal di partainya yang mewajibkan untuk mendahulukan kader untuk maju sebagai calon ketimbang orang di luar parpol. “Selain itu sesuai instruksi Ketua Umum DPP PDIP, Bu Megawati. Beliau mengatakan jika ada kepala daerah yang baru menjabat sekali dari PDIP maka harus maju (incumbent) lagi,” jelasnya.

Pihaknya mengaku sudah menjalani seluruh rentetan syarat dan prosedur pendaftaran sebagai bakal calon di PDIP. Selain melengkapi berkas pendaftaran dan tes tertulis, pihaknya juga mengikuti fit and proper test. “Sekarang ini tinggal menungu rekomendasi dari DPP,” katanya.

Perihal pencalonannya di parpol lain, diakuinya hal itu bukan ia maksudkan jika dirinya ingin menghianati partai. Melainkan, bagian dari usahanya untuk menjalin komunikasi politik dengan parpol lain. Yakni untuk memperbanyak dukungan menghadapi persiapan Pilkada Kendal 2015 pada 9 Desember mendatang. “Tidak hanya di PPP, tapi juga Hanura dan Nasdem saya juga melamar sebagai calon Bupati. Harapannya, mereka mau berkoalisi dan mendukung pencalonan saya di Pilkada nanti,” jelasnya.

Perihal calon wakil bupati yang akan mendampinginya, Widya memastikan tidak akan kembali memilih Muhammad Mustamsikin sebagai pendampingnya. Hal itu lantaran ia mengaku sudah mengetahui jika wakilnya akan menjadi pesaingnya. “Sepertinya beliau maju sebagai calon sendiri. Jadi saya persilahkan. Persoalan wakil saya, saya mengikuti keputusan DPP PDIP, meskipun saya nantinya berhak mengusulkan,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Kendal Mustamsikin membenarkan jika dirinya optimistis maju sebagai calon Bupati Kendal. Ia mengaku akan menggunakan kendaraan dari Koalisi Kendal Beribadat. “Sejak awal saya sudah komitmen akan menggunakan KKB. Jadi tetap akan jalan terus, apapun yang terjadi di internal KKB,” timpalnya.

Meski diketahui, PPP dan Partai Hanura merupakan bagian dari KKB, yang saat ini diklaim telah berkoalisi dengan PDIP, Mustamsikin masih merasa optimistis. “Kalau ada parpol yang memisahkan diri dari KKB dan mengusung calon sendiri, itu hak mereka,” tuturnya.

Kendati demikian, dirinya mengaku masih melakukan komunikasi dengan parpol, termasuk PKB dan Golkar yang juga hendak memisahkan diri dari KKB. “Iya, komunikasi masih terus saya lakukan,” imbuhnya. (bud/ric)