Jaga Kondusifitas dengan Pelayanan Kesehatan

416
BANTU NELAYAN : Bupati Jepara Akhmad Marzuqi saat mengikuti pelayanan kesehatan bagi warga Ujung Batu yang sebagian besar nelayan. (Taufik rikhoyadi/jawa pos radar semarang)
BANTU NELAYAN : Bupati Jepara Akhmad Marzuqi saat mengikuti pelayanan kesehatan bagi warga Ujung Batu yang sebagian besar nelayan. (Taufik rikhoyadi/jawa pos radar semarang)

JEPARA – Dalam upaya menjaga kondusifitas wilayah, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Semarang bersama Djarum Foundation menggelar pelayanan kesehatan cuma – cuma bagi warga pesisir utara yang berada di sekitar Pos TNI AL di Ujung Batu, Kecamatan Kota, Kabupaten Jepara, Sabtu (30/5). Aksi sosial yang dilaksanakan Yayasan Bangun Sehat Indonesiaku (YBSI) ini diikuti 500 lebih warga.

Kegiatan bertajuk Baksos Pelayanan Kesehatan Peduli Masyarakat Pesisir Utara – Jepara 2015, turut dihadiri Bupati Jepara Ahmad Marzuqi, Komandan Lanal (Danlanal) Semarang Kolonel Laut (P) Elka Setiawan, Perwakilan Djarum Foundation Aris Prasetyo dan Ketua Yayasan YBSI Virly Mavitasari.

Kolonel Laut (P) Elka Setiawan menyampaikan, kondusifitas wilayah bagian fungsi pertahanan TNI AL yang berkaitan dengan masyarakat. Dalam hal ini warga pesisir yang sebagian besar nelayan. Sayangnya, kehidupan nelayan kerap kali memprihatinkan, khususnya dalam hal kesehatan dan lingkungan.

”Nelayan identik dengan kemiskinan dan lingkungan yang kumuh. Untuk itu, ke depan saya menyarankan agar perhatian terhadap mereka lebih ditingkatkan. Dana Corporate Social Responsibility (CSR) lebih baik difokuskan kepada pembangunan wilayah pesisir, untuk kepentingan masyarakat nelayan,” paparnya.

Bupati Jepara Akhmad Marzuqi menyambut baik atas prakarsa kegiatan CSR tersebut. Pemkab Jepara memiliki komitmen membangun masyarakat pesisir di wilayah Jepara. ”Kami juga menyadari jika kebersihan masyarakat nelayan cukup memprihatinkan. Ini disebabkan karena mindset dan keadaan ekonomi mereka. Karena itu, kegiatan ini bisa menjadi solusi dan membangun kesadaran warga untuk menjaga kebersihan dan lingkungan,” tuturnya. Selain itu, adanya fasilitas rumah susun sewa di wilayah tersebut akan membantu warga. Sehingga bisa memperoleh hunian yang lebih baik.

Ketua tim medis YBSI, dr Hisnindarsyah, menambahkan, pelayanan kesehatan melibatkan 21 tenaga medis dari YBSI yang meliputi dokter umum, THT, internist dan pediatrist, serta apoteker dan perawat. Selain itu, juga tenaga kesehatan dari BKK Lanal Semarang dan DKK Jepara. (fiq/ric)