Jeruk Tangan Buddha Gemparkan Boja

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

JERUK TANGAN BUDDHA : Romani menunjukkan buah jeruk yang menyerupai tangan manusia, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JERUK TANGAN BUDDHA : Romani menunjukkan buah jeruk yang menyerupai tangan manusia, kemarin. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL — Sebuah pohon Jeruk Tangan Buddha menggemparkan warga Desa Bebengan, Kecamatan Boja. Warga penasaran, akan buah jeruk yang menyerupai jari tangan manusia. Terlebih lagi, jeruk varian ini masih langka di Boja maupun Kendal.

Pohon Jeruk Tangan Budha yang kini menjadi tontonan tersebut adalah milik pasangan Romani, 63 dan Yulianti, 63, warga Dusun Badaan Rt 6 Wr 6, Desa Bebengan, Kecamatan Boja. Keduanya mengaku kaget saat kali pertama melihat buah jeruk yang menyerupai tangan manusia. “Saya kaget, karena buahnya menyerupai tangan manusia. Ada seperti menengadahkan tangannya seperti berdoa. Ini kali pertama saya tahu buah jeruk sangat unik seperti jari tangan manusia betulan,” ujar Yulianti, Minggu (31/5).

Atas temuan tersebut, ia kemudian memberitahukannya kepada warga sekitar dan kepala desa. Kini pohon jeruk yang telah berbuah lima buah tersebut menjadi tontotan warga Boja. Tak hanya warga sekitar saja yang penasaran, warga dari daerah lain seperti Limbangan, Patean dan Sukorejo juga banyak yang berdatangan.

Ramainya kunjuangan warga setiap hari, akhirnya oleh kepala desa setempat pohon jeruk tersebut dijadikan ladang untuk mengumpulkan dana amal perbaikan jembatan desa setempat. Yakni setiap pengunjung wajib memberikan sumbangan seikhlasnya sesuai kemampuan.

Hingga saat ini, sudah terkumpul lebih dari Rp 1,5 juta. “Ya, lumayan yang terkumpul. Sebab setiap hari pengunjung cukup banyak. Minimal pengunjung setiap harinya ada 100 orang. Jadi sampai saat ini sudah terkumpul banyak,” kata suami Yulianti, Romani.

Yulianti mengatakan, jika pohon jeruk tersebut ia dapat dari salah seorang temannya 2011 silam di Yogyakarta. “Saya hanya dikasih pohon jeruk saja, tidak tahu jenisnya. Saya kira pohon jeruk biasa. Tapi setelah saya tanam, buahnya seperti tangan manusia,” akunya.

Rasa penasaran diakui salah seorang pengunjung, Sukimin, guru di SMP Taman Siswa Boja. Menurutnya, ini adalah keajaiban Tuhan karena selama ini ia tidak pernah melihat varian jeruk yang buahnya menyerupai tangan manusia.

Hal senada dikatakan, KH Ali Maskhur salah satu tokoh ulama di Boja. Ali mengaku datang langsung lantaran penasaran ingin melihat buah jeruk menyerupai tangan manusia. “Saya dengar dari tetangga dan santri-santri. Katanya ada buah jeruk yang menyerupai tangan sedang berdoa. Lalu saya ingin membuktikannya sendiri,” katanya.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Kendal, Sri Purwanti mengatakan bahwa buah jeruk yang berbentuk jari tangan manusia di Dusun Badaan bukan buah aneh. Karena itu merupakan varian Jeruk Tangan Budha yang sudah mulai dikembangkan di sejumlah daerah. “Jeruk seperti itu memang ada jenisnya, namanya Jeruk Tangan Budha,” jelasnya.

Kendati demikian, pihaknya masih akan melakukan pengecekan ke lokasi tumbunya pohon jeruk yang diduga jenis tangan Buddha tersebut. Selain itu, akan dilakukan penelitian terhadap kandungan yang ada di dalam buahnya. “Masih akan kami cek, apakah memang jenis tangan Buddha atau bukan. Selain itu, buahnya aman dikonsumsi atau ada kandungan lain,” lanjutnya. (bud/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -