Ratusan VCD/DVD Porno Diamankan Polisi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN-Jajaran Polres Pekalongan melakukan penggerebekan rental VCD/DVD porno, di sebuah rental di Jalan Mandurejo Kabupaten Pekalongan, Sabtu malam (30/5) kemarin. Hasilnya diamankan 131 keping VCD/DVD porno yang kini dalam penanganan Sat Reskrim Polres Pekalongan.

Kapolres Pekalongan AKBP Indra Krismayadi melalui Kasat Reskrim AKP Berry mengatakan bahwa keberadaan penyewaaan kaset tersebut sudah menjadi target pengawasannya. Hal itu berbarengan dengan maraknya laporan masyarakat terkait rental yang menyediakan video porno. “Seiring maraknya laporan masyarakat, kami terus menggencarkan operasi di berbagai rental kaset video yang diduga menyediakan film porno,” ungkapnya, Minggu (31/5) kemarin.

Berry memaparkan bahwa dalam penggerebekan itu pihaknya sempat terpedaya dengan sejumlah kepingan kaset porno di atas rak. “Kami geledah semuanya. Yang terlihat, ada di rak. Namun ternyata kepingan kaset itu juga disembunyikan di tempat lain. Yakni di atap rumah,” jelasnya.

Berry menegaskan, pihaknya juga meminta keterangan seorang penjaga rental sebagai saksi. “Selanjutnya kami akan memanggil pemilik rentalnya, untuk dimintai keterangan,” tegasnya.

Penjaga rental, Pujo, mengatakan bahwa dirinya sudah bekerja selama tiga tahun di rental kaset video tersebut. “Iya, selain film-film itu, ada film porno juga,” ujarnya saat dimintai keterangan polisi.

Menurut Pujo, satu kaset video porno disewakan dengan harga Rp 4 ribu untuk jangka waktu satu hari. Dalam satu hari, lanjutnya, sebanyak 15 hingga 20 kaset porno laku disewa pelanggan. “Rata-rata remaja yang menyewa. Yang bikin ramai justru film-film seperti itu,” jelasnya.

Kasubbag Humas AKP Guntur Tri Harjani menambahkan, keberadaan rental yang menyewakan kaset porno tersebut, turut menjadi penyebab maraknya kasus pencabulan di Kabupaten Pekalongan. “Itu jelas merusak, terutama remaja dan generasi muda. Beberapa waktu terakhir ini, marak juga kasus pencabulan yang dilakukan remaja,” ujarnya. (hil/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -