Syarat Perseorangan, Kumpulkan 989.399 Jiwa

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Guntur Suhawan
Guntur Suhawan

UNGARAN–Setelah kepastian turunnya dana hibah dari APBD untuk pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 turun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang mulai menjalankan tahapan pelaksanaan pilkada. Tahapan dimulai dengan penyerahan atau pengumpulan syarat dukungan bagi calon perseorangan.

Ketua KPU Kabupaten Semarang, Guntur Suhawan mengatakan bahwa tahapan Pilkada sudah dilaksanakan dengan merekrut PPK. Selanjutnya penyerahan atau pengumpulan syarat dukungan calon perseorangan pada 11-15 Juni 2015 mendatang. Persyaratan untuk bisa mendaftar sebagai calon perseorangan yakni melampirkan bukti dukungan disertai foto copi KTP sebanyak 7,5 persen x jumlah penduduk Kabupaten Semarang sebanyak 989.399 jiwa.

“Jadi bukti dukungan minimal sebanyak 74.205 lembar fotokopi KTP. Dukungan itu, cakupannya separuh dari jumlah kecamatan di Kabupaten Semarang atau minimal dari 10 kecamatan. Jika ada yang kurang persyaratannya, akan dikembalikan untuk diperbaiki,” ungkap Guntur, kemarin.

Guntur menambahkan, tahapan Pilkada selanjutnya adalah pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati yang akan dibuka 26-28 Juli. Pendaftaran untuk semua calon baik dari perseorangan maupun dan calon yang diusung partai politik. Setelah tahapan pendaftaran selesai, dilanjutkan dengan penetapan calon kepala daerah, 24 Agustus, masa kampanye 27 Agustus – 5 Desember, tiga hari masa tenang dan pemungutan suara 9 Desember. “Untuk calon perseorangan, sebelum mendaftar harus menyerahkan syarat dukungan,” tuturnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Provinsi Jateng Hakim Junaedi mengatakan bahwa dengan telah diserahkannya Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) kepada 21 KPU kabupaten/kota di Jateng, maka masa krisis penganggaran Pilkada telah lewat. Hakim meminta KPU segera koordinasi dengan pemerintah daerah masing-masing untuk pencairan dana Pilkada. “Perlu ada komunikasi secara intensif dengan stakeholder yang ada. Termasuk koordinasi dengan Panwas sehingga jika ada apa-apa, bisa segera diantisipasi,” kata Hakim. (tyo/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -