729 Pegawai Honorer Terima Dana Kesejahteraan

318

KENDAL — Sebanyak 729 pegawai honorer menerima bantuan kesejahteraan. Dengan adanya bantuan tersebut, Sekda Kendal Bambang Dwiyono meminta agar pegawai meningkatkan kinerjanya.

Ke 729 pegawai honorer penerima dana bantuan kesejahteraan terdiri dari guru wiyata bhakti, tenaga administrasi sekolah dan tenaga kesehatan. Selain itu pegawai pembantu pencatat nikah dan penjaga sekolah pada MI, MTs dan MA.

Bambang menyebutkan, bantuan ini sebagai wujud perhatian dan kepedulian Pemkab terhadap para pegawai honorer di Kendal. Dimana mereka telah membaktikan diri kepada daerah, namun belum mendapatkan kesempatan untuk diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS). “Dengan adanya tambahan penghasilan ini, diharapkan dapat sedikit membantu meningkatkan kesejahteraan dan kinerja para pegawai. Sehingga menjadi penyemangat dalam menjalankan tugas memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, ” ujarnya, kemarin.

Menurut Bambang, masalah pendidikan harus menjadi tanggung jawab bersama. Baik pemerintah, masyarakat dan swasta. Namun diakui pemerintah memiliki banyak keterbatasan. “Oleh sebab itu dukungan dari masyarakat dan swasta sangat dibutuhkan untuk bersama-sama mencerdaskan anak-anak bangsa,” tambahnya.

Kabag Kesra Setda Kendal Muchamad Rozi mengatakan bantuan kesejahteraan diberikan kepada 729 orang pegawai terdiri dari 250 orang guru wiyata bhakti, tenaga administrasi dan penjaga sekolah pada MI, MTS dan MA. Nominal bantuan yang diterima Rp 200.000 per bulan.
Sedangkan tenaga kesehatan ada sebanyak 193 orang dengan nominal bantuan Rp 200.000 per bulan. Sisanya ada 286 orang pegawai pembantu pencatat nikah dengan nominal bantuan Rp 125.000 per bulan.

Penyerahan bantuan penunjang kesejahteraan tri wulan kedua ini, imbuh Rozi, diberikan untuk mendukung peningkatan kinerja dan kesejahteraan bagi pegawai honorer. “Bantuan tersebut diserahkan melalui rekening masing-masing pegawai, jadi tidak ada potongan dana bantuan,” tambahnya. (bud/ric)