Bawa Sedap Malam, Kelilingi Pohon Bodi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KHUSYUK: Sejumlah biksu melakukan prosesi pradaksina atau mengelilingi Pohon Bodi sebanyak tiga kali sambil membawa bunga sedap malam dan membentangkan kain warna kuning diikuti seluruh umat. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
KHUSYUK: Sejumlah biksu melakukan prosesi pradaksina atau mengelilingi Pohon Bodi sebanyak tiga kali sambil membawa bunga sedap malam dan membentangkan kain warna kuning diikuti seluruh umat. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

PUDAKPAYUNG – Ratusan umat Buddha Kota Semarang, kemarin (2/6) merayakan Tri Suci Waisak 2559/2015 di Vihara Budhagaya Watugong, Semarang. Dalam ritual tersebut umat terlihat khusyuk dalam berdoa. Perayaan Waisak tidak hanya diikuti masyarakat Kota Semarang, tetapi juga dari luar kota.

Sebelumnya umat datang ke vihara kemudian melakukan pradaksina atau mengelilingi pohon bodi sebanyak 3 kali. Prosesi ini diikuti oleh biksu dan samanaera serta seluruh umat. Dalam mengelilingi pohon bodi tersebut, seluruh umat membawa bunga sedap malam dan membentangkan kain berwarna kuning.

Di barisan depan terlihat para biksu membawa relic Buddha yang diikuti seluruh umat. Setelah itu, digelar puja bakti yang disampaikan oleh Biksu Ciradhamo.

Dalam khotbahnya, Biksu Ciradhamo mengatakan, Waisak atau Waisaka merupakan hari suci agama Buddha. Dalam peringatan tersebut, ada tiga peristiwa penting, yakni lahirnya Pangeran Siddharta di Taman Lumbini pada 623 SM. Berikutnya, Pangeran Siddharta mencapai Penerangan Agung dan menjadi Buddha di Buddha-Gaya (Bodhgaya) pada usia 35 tahun pada 588 SM. Peristiwa ketiga, Buddha Gautama parinibbana (wafat) di Kusinara di usia 80 tahun pada 543 SM. ”Ada tiga peristiwa penting dalam perayaan Waisak, hal ini agar umat mengetahui sejarahnya,” ungkapnya.

Ketua Umum Vihara Budhagaya, Halim Wijaya, mengatakan, sebelum melakukan ritual Waisak, umat mengikuti acara Pindapatta. Dalam acara tersebut, biksu mendapatkan makanan dari umat, dilanjutkan dengan pujabakti dan meditasi menyambut detik-detik Waisak.

Setelah itu, dilangsungkan prosesi Pradaksina yakni para biksu berjalan mengelilingi pohon bodi sebanyak 3 kali dengan dikuti seluruh umat. Dalam ritual Pradaksina dipimpin oleh Biksu Khemadhiro dilanjutkan dengan prosesi Waisak. Berikutnya, mendengarkan dhamma atau uraian Waisak yang disampaikan oleh Biksu Ciradhamo.

Sementara itu, di Vihara Mahavira Graha Semarang, ratusan umat Buddha kemarin juga merayakan Tri Suci Waisak dengan khusyuk. Mereka melakukan ritual membawa relic Buddha dari lantai III untuk diarak menggunakan tandu menuju altar.

Suhu Chuan Xi mengatakan, setelah melakukan arak-arakan relic Budha, dilanjutkan mendengarkan dhamma serta menyalurkan kebaikan kepada semua makhluk. ”Kami mengajak melakukan kebaikan kepada semua umat,” katanya. (hid/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -