Pemprov Gelontorkan Rp 100 M

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menegaskan komitmennya untuk melakukan percepatan dalam realisasi pengembangan pangkalan udara Wirasaba yang berada di Kabupaten Purbalingga untuk menjadi bandara komersial. Dalam proyek pengembangan bandara yang membutuhkan anggaran Rp 250 miliar itu, pemprov siap menggelontorkan Rp 100 miliar.

”Kami akan membantu Rp 100 miliar. Sisanya ditanggung secara proporsional oleh lima kabupaten yang menyangganya sesuai dengan kemampuan anggaran masing-masing,” ungkap Gubernur Jateng Ganjar Pranowo.

Ganjar menjelaskan, beberapa waktu lalu pihaknya telah bertemu dengan kepala daerah dari lima kabupaten yang dimaksud untuk mematangkan konsep pengembangan bandara itu. Kelima kepala daerah tersebut adalah Bupati Banyumas, Bupati Wonosobo, Bupati Purbalingga, Bupati Banjarnegara, dan Bupati Cilacap. ”Mereka telah sepakat untuk mempercepat penyelesaian bandara. Kalau bisa sekarang masuk, kemudian tahun depan bisa dimulai agar tidak bertele-tele,” kata mantan anggota DPR RI itu.

Dia berharap terhadap pemerintah daerah di lima kabupaten tersebut memegang komitmen dalam mendukung pengembangan bandara. Yaitu dengan membuat nota kesepahaman dengan TNI Angkatan Udara dan Kementerian Perhubungan. Menurutnya, salah satu kendala mengapa pengembangan bandara sulit terlaksana adalah belum adanya MoU yang diteken bersama.

”Harusnya MoU sudah diteken, sehingga bisa langsung dieksekusi. Soal perjanjian kerja sama juga agar diatur secara detail, baik soal managerial, hingga tanggung jawab pengelolaan operasional bandara. Itu yang akan kita dorong,” terangnya.

Ganjar menambahkan, dengan dikembangkannya bandara Wirasaba menjadi bandara komersial, seluruh wilayah yang ada di bagian Jawa Tengah bagian barat dan selatan dapat terhubung satu sama lain. Selain itu, arus perekonomian di sekitar wilayah tersebut juga akan meningkat. ”Saya itu memimpikan ada bandara sipil yang dapat meng-cover Jateng wilayah Selatan-Barat. Kalau iya, mari kita bicara perencanaan yang lebih teknis,” tandasnya.

Untuk diketahui, studi kelayakan pengembangan bandara yang saat ini memiliki panjang 850 meter itu telah dilakukan pada 2006. Sementara Detailed Engineering Design (DED) juga sudah dibuat pada 2009. Berdasarkan DED tahun 2009 itu, dibutuhkan dana Rp 250 miliar untuk pembangunan Bandara Wirasaba. Dana yang dibutuhkan akan dapat dicapai dengan mengumpulkan APBD dari Pemprov Jawa Tengah dan kelima kabupaten terkait. (fai/ric/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -