Ribuan Peziarah Padati Wisata Religi Kadilangu

523
RAMAI: Menjelang Ramadan, para peziarah dari berbagai daerah memadati jalan menuju Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Kecamatan Demak Kota. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
RAMAI: Menjelang Ramadan, para peziarah dari berbagai daerah memadati jalan menuju Makam Sunan Kalijaga di Kadilangu, Kecamatan Demak Kota. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Menjelang bulan suci Ramadan, peziarah dari berbagai daerah di Jawa memadati beberapa tempat wisata religi di Demak. Seperti di Makam Waliyullah Sunan Kalijaga (Raden Sahid) di Kelurahan Kadilangu, Kecamatan Demak Kota atau di Makam Sultan Fatah, Raja Pertama Demak Bintoro yang berada di belakang Masjid Agung Demak. Para peziarah ngalap berkah dan berdoa, membaca tahlil, salawat serta membaca kitab suci Alquran.

Pada bulan Rajab ini, para zairin zairot datang secara bergelombang siang malam dengan menggunakan bus dan kendaraan pribadi lainnya. Kemarin misalnya, sebanyak 23 bus memuat ribusan santri dari Ponpes Kedinding Lor Surabaya memadati jalan Kadilangu. Selain itu, puluhan bus juga datang dari Ponpes Lirboyo, Kediri, Jatim. Para santri dari kedua ponpes itu menjadikan bulan Rajab sebagai waktu yang tepat untuk berziarah di pesarean makam Waliyullah.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Demak, M Ridwan mengungkapkan, dilihat dari jumlah pengunjung wisata religi cukup fluktiatif. Meski demikian, Disparbud secara keseluruhan menargetkan sebanyak 1,6 juta orang pertahun, termasuk para peziarah yang berkunjung ke Kadilangu tersebut. “Pada bulan Rajab ini memang paling banyak para peziarah,”terang M Ridwan, kemarin.

Ia menambahkan, banyaknya peziarah yang memakai bus dapat menyumbang retribusi untuk pemasukan ke pendapatan asli daerah (PAD). Retribusi mereka yang naik bus besar Rp 1.000 perorang. Dari berbagai wisata di Demak, target PAD sebesar Rp 1,9 miliar. Itu sudah termasuk pendapatan dari wisata religi dan grebeg besar saat Idul Adha. Dia menambahkan, wisata religi hingga kini masih menjadi andalan Pemkab Demak.

“Bulan Rajab menjelang Ramadan ini memang menjadi daya tarik para peziarah. Mereka bersiap-siap menghadapi puasa sehingga diluangkan waktu untuk berziarah ke Makam Waliyullah,” tambah Ridwan. (hib/fth)