BKD Raih Prestasi dari BKN

537
TINGKATKAN PRESTASi : Kepala BKD, Adhi Isnanto menunjukkan penghargaan pengelola manajemen kepegawaian terbaik tingkat regional I. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TINGKATKAN PRESTASi : Kepala BKD, Adhi Isnanto menunjukkan penghargaan pengelola manajemen kepegawaian terbaik tingkat regional I. (DHINAR SASONGKO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SALATIGA–Pemkot Salatiga kembali meraih prestasi di bidang adminstrasi kepegawaian dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN). Yakni pengelola manajemen kepegawaian terbaik tingkat regional I. Penghargaan diserahkan kepada Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Adhi Isnanto, Senin (1/5) lampau di Jogjakarta.

“Kami sangat bangga, namun pada dasarnya kami melaksanakan tugas dan melakukan beberapa terobosan agar pelaksanaan administrasi kepegawaian bisa lebih singkat dan transparan,” kata Adhi Isnanto.

Sebelumnya, instansi yang dipimpinnya telah mendapatkan penghargaan dari BKN pusat tentang pelaksanaan seleksi CPNS yang transparan, adil, akuntabel serta bebas KKN dengan sistem CAT. Kemudian penghargaan kedua adalah penghargaan zero BTL (berkas tidak lengkap) dan TMS (tidak memenuhi syarat) untuk berkas kenaikan pangkat selama lima priode berturut–turut atau 2,5 tahun.

Meski begitu, pihaknya akan tetap melakukan beberapa terobosan berupa pengembangan layanan kepegawaian berbasis online dengan fungsi tranparansi dan kecepatan. “Nantinya semua bisa dilakukan secara online. Misalnya pengajuan cuti dan kenaikan pangkat, semua sudah masuk e file pegawai,” imbuh Adhi.

Ke depan, katanya, kantor BKD akan lebih efisien. Imbas dari basis online ini, semakin berkurang penggunaan kerta atau paperless. Sedangkan saat ini yang sedang diproses adalah tandatangan elektronik bagi kepala BKD. Prosesnya sedang mengajukan izin melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) sebagai payung hukumnya. Kendati begitu, verifikasi data-data manual tetap dilakukan.

“Bayangkan saja, BKD saat ini ada 44 pegawai dan hanya dua yang memahami informasi teknologi (IT) serta satu kepala struktural. Tapi mereka bisa menangani administrasi 4 ribu PNS di Salatiga,” jelas pria yang sudah tiga tahun memimpin BKD.

Sementara itu, Kepala Bagian Humas Setda Salatiga Adi Setiarso berharap prestasi tersebut bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi. “Yang terpenting bukan penghargaannya, melainkan karya nyata,” ujar Adi. (sas/ida)