Perawatan Bisa di Rumah

404
(IST)
(IST)

SEMARANG – Sampai saat ini belum ada obat untuk mengatasi Diabetes Mellitus (DM) atau penyakit gula. Namun seorang diabetisi tetap membutuhkan perawatan kepada dokter spesialis penyakit dalam. Perawatan tersebut harus dilakukan dalam waktu jangka yang lama dan sesering mungkin.

Masalahnya, bagaimana bila pasien tersebut tidak bisa rutin karena ada halangan tempat dan waktu ? Tentu saja bisa dilakukan perawatan di rumah. Meski demikian, perawatan diabetisi di rumah tetap harus ada yang diperhatikan. Misalnya standar gizi makanan yang mencakup 3 J (Jenis, Jumlah dan Jadwal) olahraga dan pencegahan komplikasi. ”Standar gizi ini mencakup jenis makanan yang boleh dan tidak dikonsumsi,” ujar Spesialis Penyakit Dalam RSI Sultan Agung, dr Hj Nur Anna, CS, SpPD-FINASIM ketika ditemui di ruang praktiknya beberapa waktu lalu.

Dr Anna -sapaan akrabnya- menyebut, standar gizi yang dimaksud adalah makanan yang diperbolehkan atau tidak diperbolehkan oleh dokter. Misalnya makanan yang dilarang seperti manisan buah dan sebagainya. Sedangkan makanan yang dianjurkan untuk dikonsumsi adalah segala jenis sayuran seperti, tomat, wortel dan sebagainya. ”Perawatan pasien di rumah juga mencakup olahraga atau latihan yang dilakukan secara rutin. Diabetisi melakukan olahraga yang meningkatkan fungsi jantung. Seperti sepeda santai, jalan kaki dan senam,” terangnya.

Satu lagi yang patut diwaspadai bagi diabetisi adalah luka pada kaki diabetisi yang sulit kering. Luka tersebut disebabkan sirkulasi darah yang kurang baik. ”Maka dari itu, bila di rumah pakailah kaus kaki, sandal atau sepatu yang longgar. Sering-seringlah membersihkan kaki dengan sabun. Di samping itu, rutin senam kaki bisa mencegah ulkus kaki,” katanya. Meski menjalani perawatan di rumah, tetap wajib diabetisi rutin kontrol gula darah. (*/zal/ce1)