Renovasi Lamban, Tiga Ruang Kelas SD Roboh

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

ROBOH : Tiga ruang kelas SD ambruk karena lamban renovasi. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
ROBOH : Tiga ruang kelas SD ambruk karena lamban renovasi. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

TIDAK NYAMAN : Siswa SD Bugangin terpaksa berdesak-desakan diruang kelas. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)
TIDAK NYAMAN : Siswa SD Bugangin terpaksa berdesak-desakan diruang kelas. (BUDI SETYAWAN/JAWA POS RADAR SEMARANG)

KENDAL – Tiga ruang kelas Sekolah Dasar (SD) Bugangin, Kendal roboh. Yakni ruang kelas 4,5 dan 6. Robohnya tempat belajar-mengajar ini karena kondisinya sudah rusak parah dan tidak kunjung mendapatkan perbaikan dari Pemkab Kendal. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Meski begitu, para siswa terpaksa harus belajar dalam ruang dan berdesak-desakan.

Pihak sekolah sementara waktu terpaksa menggabung ruang kelas yang masih bisa dipergunakan untuk dua kelas. Yakni membelah ruang dengan cara disekat agar dapat digunakan untuk dua kelas. Kebijakan itu diambil pihak sekolah lantaran sampai saat ini sekolah belum menerima dana bantuan dari pemerintah untuk perbaikan sekolah.

Kepala Sekolah Dasar Negeri Bugangin, Jumirah menjelaskan untuk ruang kelas yang roboh usianya sudah di atas dua puluh tahun. “Ruang tersebut sudah pernah mendapatkan bantuan rehab namun hanya sebatas perbaikan dinding tembok dan cat . Sedangkan kayu penopang atap yang sudajh lapuk belum pernah mendapat bantuan,” katanya.

Sebenarnya, kerusakan ruang kelas sudah lama terjadi. Yakni sekitar awal Januari awal tahun lalu. Kondisi atap yang terbuat dari kayu sudah mulai lapuk. kala itu, pihak sekolah menyangga atap menggunakna bambu-bambu agar tidak roboh. Tapi karena lamanya tidak ada penanganan, ruang kelas itu kini roboh beserta atap berikut gentengya. “Kami terpaksa pindahkan siswa yang tengah mengerjakan soal ujian akhir sekolah ke ruang lainnya dengan cara digabung,” imbuhnya.

Kondisi seperti itu membuat siswa belajar dalam satu kelas dengan kelas lain. Bahkan siswa jelas tidak nyaman, karena bising dan terganggu dengan kelas sebelah. “Kalau belajar tidak bisa konsentrasi dalam belajar dan mengerjakan ujian akhir semester,” kata salah seorang siswa kelas lima, Afiatu Sholekhah.

Guru kelas V SDN Bugangin, Miel Agus Triningsih menyampaikan jika kerusakan sudah lama terjadi. Namun karena terutup eternit sehingga tidak nampak kerusakannya. “Atap yang rapuh, karena tidak diperbaiki jadi roboh,” tuturnya.

Ia mengatakan tahun lalu sebenarnya sekolahnya sudah dapat bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk rehab bangunan, namun jumlahnya kecil dan hanya bisa memperbaiki satu lokal bangunan. DAK tersebut digunakan untuk satu lokal bangunan kelas tiga saja.

Satu bangunan lainnya yang sudah parah adalah perpustakaan. Bahkann seluruh atap bangunan sudah jebol seluruhnya. Selain itu lantai juga banyak yang pecah dan dinding retak. “Kini perpustakaan tidak difungsikan, sementara perpustakaan dialihkan ke ruang kantor guru,” kata Guru Kelas VI SDN Bugangin, Endang Tanwinasti.

Kepala Dinas Pendidikan Kendal, Muryono mengakui , sekolah tersebut sudah mengajukan untuk direhab atau di revitalisasai. Tahun 2015 sudah di anggarkan mendapatkan bantuan dana alokasi kusus atau DAK. “Pengajuan bantuan masih dalam proses rencananya akan mendapat bantuan Rp 1,3 milyar,” katanya.

Muryono menambahkan dalam waktu dekat sekolah yang atapnya ambruk akan segera di benahi pada saat liburan panjang. Langkah ini dilakukan agar tidang mengganggu kegiatan belajar mengajar siswa atau guru saat memasuki tahun ajaran baru. (bud)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -