Sukses Jaga Rekor Kemenangan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SELEBRASI: Striker PSIS Johan Yoga (tengah) meluapkan kegembiraannya bersama teman-temannya usai menciptakan gol ke gawang Persis Solo dalam laga Polda Jateng Cup 2015 di Stadion Jatidiri kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
SELEBRASI: Striker PSIS Johan Yoga (tengah) meluapkan kegembiraannya bersama teman-temannya usai menciptakan gol ke gawang Persis Solo dalam laga Polda Jateng Cup 2015 di Stadion Jatidiri kemarin. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – PSIS Semarang kembali sukses memetik angka kemenangan setelah berhasil menundukkan tim tamu Persis Solo 2-1 di Stadion Jatidiri dalam laga lanjutan Polda Jateng Cup 2015, Rabu (3/6) sore kemarin. Sebelumnya, Fauzan Fajri dkk berhasil menang 2-0 atas PSIR Rembang dan unggul tipis 1-0 atas Persijap Jepara.

Permainan terbuka langsung diterapkan PSIS dan Persis dalam duel kemarin. Ditambah lagi permainan tempo tinggi yang diperagakan kedua tim sejak awal babak pertama membuat jalannya pertandingan berlangsung cukup menarik.

Pertarungan lini tengah kedua tim yang dihuni mayoritas pemain muda mampu mengawali lahirnya beberapa peluang manis. Namun di awal babak pertama, tim tamu Persis Solo sebenarnya mampu mengendalikan dengan baik lini kedua itu.

Sebaliknya dari kubu tuan rumah, macetnya suplai bola dari bek sayap maupun gelandang sayap memaksa bomber Johan Yoga sering terlihat membuang tenaga untuk mencari bola dari lini tengah permainan. Beruntung, akhirnya M. Yunus mampu membawa tim Mahesa Jenar unggul 1-0 melalui golnya di menit ke-32 setelah memanfaatkan kemelut di depan gawang Persis yang dijaga eks kiper PSIS, Ghoni Yanuar.

Tertinggal 1-0, adrenalin pemain Persis semakin meningkat. Tim asuhan Aris Budi itu tampak meningkatkan tempo permainan. Beruntung, penjaga gawang PSIS, Syaiful Amar, sore kemarin tampil gemilang. Ia beberapa kali sukses menghalau peluang emas dari tim tamu. Kemenangan PSIS 1-0 pun mampu bertahan hingga turun minum.

Di babak kedua, Persis langsung mengubah komposisi pemain. Gelandang muda, Ainudin, dimasukkan oleh coach Aris Budi, menggantikan peran M. Rifky yang beberapa kali gagal menembus barisan pertahanan Mahesa Jenar. Dan terbukti, perubahan itu membuahkan hasil. Melalui permainan dari kaki ke kaki yang apik, bomber muda tim Laskar Sambernyawa, Saddam Husein sukses membungkam publik tuan rumah lewat golnya di menit ke-49.

Gol eks pemain PS Sumbawa tersebut juga mampu menaikkan motivasi anak-anak Persis. Setelah itu, tercatat Laskar Sambernyawa mampu menguasai ball positition terutama di lini tengah permainan.

Sadar harus lepas dari tekanan, juru ramu PSIS, M. Dofir, mulai mengubah komposisi pemainnya. Bomber muda Hari Nur Yulianto dimasukkan, menggantikan peran Edyanto yang kemarin tampil sebagai full breaker.

Masuknya Hari Nur sedikit mengubah komposisi starter Mahesa Jenar. Bomber bernomor punggung 22 tersebut menggantikan peran M. Yunus di pos second striker untuk menyokong pergerakan striker tunggal, Johan Yoga.

Gol kemenangan yang ditunggu-tunggu tuan rumah akhirnya tercipta pada menit ke 65. Kembali berawal dari set pieces bola mati dari sisi kiri pertahanan Persis. Johan Yoga sukses membawa PSIS unggul 2-1 melalui sundulan kepalanya menyambut umpan silang Bakori Andreas.
Pasca gol Johan, PSIS sedikit mengendurkan serangan, dan lebih berkonsentrasi untuk menjaga pertahanan mereka dari gempuran bertubi-tubi skuad Persis selama 10 menit terakhir. Beruntung Fauzan Fajri dkk mampu mempertahankan kemenangan 2-1 atas Persis hingga wasit Budi Narimo (Sukoharjo) membunyikan peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan.

Usai laga, arsitek Persis, Aris Budi, mengakui, antisipasi set pieces anak-anak asuhnya menjadi titik lemah timnya dalam tiga pertandingan Polda Jateng Cup, maupun sekali laga uji coba versus Arema Cronous yang telah dilakoni timnya beberapa waktu lalu.
”Empat kali pertandingan, evaluasi kami masih kepada antisipasi bola mati. Tapi, terlepas dari itu, pertandingan sore ini (kemarin, Red) berjalan cukup menarik. Kedua tim tampil terbuka sepanjang pertandingan,” kata mantan pelatih Persik Kediri ini.

Di kubu tuan rumah, juru taktik PSIS, M. Dofir, mengakui, di awal laga, timnya sebenarnya sedikit terkejut dengan permainan tempo tinggi yang langsung diperagakan oleh tim Laskar Sambernyawa.

”Di turnamen kali ini Persis tampil dengan komposisi pemain berbeda dengan yang kami hadapi dalam dua laga uji coba di persiapan kompetisi lalu. Tapi, PSIS juga tampil cukup baik hingga akhirnya berhasil mengonversikan dua peluang menjadi gol,” tegas Dofir.
Direktur Teknik PSIS, Setyo Agung Nugroho ditemui di tempat yang sama mengaku cukup puas dengan rekor kemenangan tiga kali secara beruntun yang mampu dicatatkan oleh Fauzan Fajri dkk dalam turnamen kali ini.

”Tapi perjuangan belum selesai. Kami masih memiliki tiga pertandingan babak penyisihan, yakni sekali kandang dan dua kali tandang. Untuk bisa lolos ke semifinal, minimal kami harus bisa mengambil poin penuh di dua pertandingan lagi,” pungkas Agung. (bas/aro/ce1)

Berita sebelumyaEmpat Rumah Polisi Terbakar
Berita berikutnyaJadi Figuran Film
- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -