Curigai Lima Anggota Dewan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEKAYU – Praktik jual beli ijazah palsu, kerap melibatkan pejabat yang memiliki ambisi kekuasaan dan popularitas di masyarakat. Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, mempersilakan dilakukan pengusutan terhadap ijazah palsu anggota DPRD Kota Semarang. Bahkan, Supriyadi menduga sedikitnya ada lima anggota dewan yang memiliki ijazah abal-abal alias membeli dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

”Jumlahnya memang tidak terlalu banyak. Kalau lima orang ada lah. Jika akan diusut dan dilakukan pemeriksaan, saya mempersilakan. Tidak hanya anggota dewan, namun seluruh pejabat di instansi Pemkot Semarang juga harus diperiksa,” tutur Supriyadi, Kamis (4/6) kemarin.

Namun dirinya enggan menyebutkan siapa saja anggota dewan yang memiliki ijazah abal-abal dan memperoleh ijazah tersebut dengan membeli dari PTS. Supriyadi mengakui jika dirinya pernah mendapatkan tawaran untuk membeli ijazah strata 2 (S2). Namun, ia menolak dengan tegas.

”Di Semarang banyak PTS swasta yang menawarkan. Namun saya tidak mau. Sebenarnya bisa diketahui, mana anggota dewan yang ijazahnya beli atau tidak. Hal itu dilihat dari bagaimana ia memecahkan sebuah permasalahan. Bagi anggota dewan yang lulusan SMA, D3, pasti cara menyelesaikan masalahnya berbeda dengan yang berijazah S1 dan S2 maupun S3,” katanya lagi.

Dikatakan Supriyadi, hal lain yang menjadi faktor pendorong seorang anggota dewan membeli maupun memalsukan ijazah karena proses seleksi administratif di Komisi Pemilihan Umum (KPU) saat akan mencalonkan diri tidak terlalu ketat. ”Karena itu, perlu dilakukan pengusutan dan pemeriksaan terkait kepemilikan ijazah anggota dewan maupun pejabat di instansi Kota Semarang,” imbuhnya.

Sementara itu, menurut pengamat pendidikan, Ngasbun Edgar, fenomena maraknya jual beli ijazah jangan lantas semua PTS digebyar uyah. Karena potensi terjadinya jual beli ijazah tidak hanya berada di PTS, namun bisa juga terjadi di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Pemalsuan maupun jual beli ijazah, bisa dilakukan oleh pihak tertentu di luar lingkup Perguruan Tinggi (PT).

”Memang beberapa PT tidak tahu-menahu soal praktik tersebut. Biasanya oknum yang bermain justru berada di luar lingkup PT itu sendiri. Jika di dalam PT, permainan praktik ini justru tidak terstruktur,” ujar Ngasbun.

Potensi seseorang melakukan pemalsuan dan jual beli ijazah yaitu dengan membuat PT fiktif. Karena itu, kata Ngasbun, sangat berisiko jika men-judge semua PTS melakukan praktik jual beli ijazah maupun membuat ijazah palsu.

”Biasanya kedua belah pihak baik itu yang membeli dan yang memalsukan sama-sama saling membutuhkan. Sehingga praktik tersebut berpotensi terjadi. Memang, praktik jual beli maupun pemalsuan ijazah melanggar hukum dan menyakiti dunia pendidikan,” tuturnya.
Seseorang jika memiliki ijazah selevel sarjana, lanjut Ngasbun, maka harus melewati bangku perkuliahan dan menempuh sejumlah 144 hingga 160 SKS (Sistem Kredit Semester). Dalam hal ini, yang berwenang melakukan pengecekan terhadap praktik jual beli maupun pembuatan ijazah palsu yaitu Kopertis. Baik itu kepada instansi pendidikan maupun perseorangan.

”Seseorang yang membeli ijazah dan memalsukan ijazah, karena ia memiliki ambisi. Justru kebanyakan dari kasus yang sudah ada, yang banyak melakukan adalah pejabat pemerintahan,” tandasnya. (ewb/ida/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -