Kaca Dipecah, Ratusan Juta Amblas

401
OLEH TKP : Polisi melakukan olah TKP di mobil yang kacanya dipecah, kemarin. Karena aksi kejahatan tersebut, korban kehilangan uang Rp 200 juta dan sejumlah barang lainnya. (Hanafi/jawa pos radar semarang)
OLEH TKP : Polisi melakukan olah TKP di mobil yang kacanya dipecah, kemarin. Karena aksi kejahatan tersebut, korban kehilangan uang Rp 200 juta dan sejumlah barang lainnya. (Hanafi/jawa pos radar semarang)

PEKALONGAN – Polres Pekalongan Kota mendapat pekerjaan baru lagi dalam mengungkap kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil. Setelah terjadi kasus yang sama di Jalan HOS Cokroaminoto Kuripan Kidul Pekalongan, Pekalongan Selatan, Kamis (4/6) sekitar pukul 13.45 WIB.

Dari pengakuan korban Yusuf Sofyan, 55, warga Desa Buntit RT 01 RW 05 Kecamatan Bandar, Batang, dirinya berangkat dari rumah pagi hari ke Batang mengambil uang dan siangnya ke Kuripan. “Saya berangkat pagi dari rumah, muter-muter sebentar kemudian ke BCA Cabang Batang ambil uang,” jelasnya.

Setelah mengambil uang, dirinya bersama sopirnya Bambang Subekti warga Karang Asem Talun RT 03 RW 02 Kabupaten Pekalongan mengantarkan teman ke Ponolawen Kota Pekalongan.

Setelah itu berangkat ke Kuripan Kidul ke H Tasrip pemilik dealer mokas Tiga Putra. Dirinya berencana membeli mobil di tempat tersebut. Mobil korban, dipakir di seberang dealer mobkas. “Rencana uang akan saya gunakan untuk mobil Stone Crusier di dealer H Tasrip,” ucap pengusaha jual beli mobil bekas ini. Saat keluar rumah, dan berencana masuk mobil, ternyata kaca kiri bagian depan mobil sudah pecah. Setelah di cek, uang korban senilai Rp 200 juta lenyap.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Lutfhfie Sulistiawan melalui Kapolsek Pekalongan Selatan Kompol Zuhrianto menerangkan, karena kejadian tersebut selain korban kehilangan uang tunai senilai Rp 200 juta, juga barang berharga lain. “Selain uang tunai, korban mengaku kehilangan BPKB truk dan beberapa surat penting lainnya,” ucapnya.

Kasus tersebut hingga kini masih di tangani Polsek Pekalongan Selatan. Selain masih melakukan pemeriksaan mendalam kepada korban, juga sedang dilakukan pelacakan di sekitar lokasi kejadian. “Tadi tim Inafis juga langsung turun, untuk mencari jejak-jejak tersisa dari pelaku. Semoga dalam waktu dekat bisa terungkap,” tandasnya. (han/ric)