Arus Peti Kemas Meningkat 5,4 Persen

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

NAIK : Aktivitas bongkar muat di TPKS belum lama ini. Arus peti kemas pada Mei lalu meningkat 5,4 persen dibandingkan bulan sebelumnya. (Humas TPKS for Jawa Pos Radar Semarang)
NAIK : Aktivitas bongkar muat di TPKS belum lama ini. Arus peti kemas pada Mei lalu meningkat 5,4 persen dibandingkan bulan sebelumnya. (Humas TPKS for Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Capaian arus peti kemas Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) pada bulan Mei mengalami peningkatan 5,4 persen dibanding bulan sebelumnya. Yaitu sebanyak 35.217 box atau 57.194 TEU.

Manager Operasi TPKS Edy Sulaksono mengatakan, capaian bulan Mei 2015 yang mencetak rekor baru ini sedikit diluar dugaan, yaitu mencapai 5,4 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mana sudah membuat rekor.

”Bahkan jika dibandingkan dengan bulan Mei tahun 2014 yang sebesar 32.972 Box atau 52.757 TEU, kenaikan bulan Mei 2015 sendiri telah mencapai angka 8,4 persen. Peningkatan tersebut, banyak dipengaruhi kenaikan dari jumlah peti kemas ekspor yang dikirim melalui TPKS,” ujarnya, kemarin (5/6).

Asisten Manager Perencanaan Operasi TPKS, Oko Putra Prasetya menambahkan, peningkatan arus peti kemas ekspor di TPKS pada bulan Mei kemarin sebesar 837 Box atau 1.944 TEU ini cukup signifikan. Sebab tren kenaikan kontainer ekspor saja mencapai 7,3 persen jika dibandingkan dengan total ekspor Mei tahun lalu yang mencapai 16.551 Box atau 26.699 TEU.

Total peti kemas ekspor di bulan Mei 2015 yang mencapai angka 17.388 Box atau 28.613 TEU ini dipengaruhi oleh kenaikan signifikan ekspor komoditas Benang/Linen, Garment, dan Plywood, yang berurut-turut angka kenaikannya mencapai 52,1 persen, 44,2 persen, dan 35,6 persen.

Kenaikan tren peti kemas ekspor yang terepresentasikan oleh kenaikan ekspor Benang/Linen, Garment, dan Plywood ini tentu menunjukan gairah ekspor yang meningkat di kawasan hinterland TPKS (Jawa Tengah dan DIY).

“Pertumbuhan ekonomi yang juga dimotori oleh berkembangnya industri di dua kawasan ini, juga pasti akan bersinergi ikut naik, seiring dengan meningkatnya throughput peti kemas TPKS,” ujarnya. (dna/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -