Banjir, Lele Siap Panen Ludes

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SPABELAN—Akibat hujan deras yang mengguyur Desa Macanan, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, kolam sejumlah petani ikan lele diterjang banjir. Akibatnya, sejumlah kolam yang ikannya siap panen, habis terbawa banjir. Kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Berdasarkan informasi warga di lokasi kejadian kemarin (5/6), ada puluhan kolam warga yang terendam banjir. Beberapa di antaranya siap panen. Bahkan akibat banjir, warung di pinggir sungai juga ikut hanyut terbawa arus Sungai Macanan. Diperkirakan tinggi luapan sungai mencapai perut orang dewasa.

Sabil, 34, pemilik salah satu kolam lele mengatakan banjir terjadi pada tengah malam. Dirinya belum sempat memeriksa kolam miliknya, dikira masih aman. Saat akan panen kemarin (5/6), baru sadar jika dari 12 ribu bibit yang ditanam selama 4 bulan, tinggal 80 kg. Dengan jumah perkilonya 8-9 ekor. “Saya baru menyadari saat akan panen pasca banjir kemarin. Bahkan untuk balik modal bibitpun belum cukup,” ungkapnya.

Ditambahkan dia, biaya untuk pemeliharaan ikan lele dari bibit sampai panen mencapai puluhan juta rupiah. Tapi mau bagaimana lagi. Sudah terjadi. Yang penting para petani ikan tidak putus asa lantaran rugi. “Untuk sementara waktu, saya sendiri berhenti memelihara ikan dulu. Sampai kondisi cuaca tidak ekstrim seperti beberapa waktu yang lalu,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan oleh Sukadi, 57, warga Macanan. Beruntung warga dengan penuh kesadaran melakukan gotong royong ikut membangun kembali warung milik warga tersebut. “Memang hujan cukup deras, sampai kendaraan sementara waktu tidak dapat melintas,” jelasnya.
Sementara itu, menjelang Ramadan, harga ikan lele mengalami kenaikan. Harga dari petani yang sebelumnya Rp 15 ribu mengalami kenaikan mencapai Rp 17 ribu. Sedangkan harga di pasar Kabupaten Semarang dan Salatiga bervariasi. Rata-rata berkisar antara Rp 22 ribu sampai Rp 23 ribu perkilonya. (abd/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -